
Tersangka pembunuh mahasiswa UI
JawaPos.com - Motif pembunuhan yang dilakukan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Altafasalya Ardnika Basya (AAB), terhadap juniornya, Muhammad Naufal Zidan, terkuak satu per satu. Melalui penyelidikan, pelaku tega melakukan aksi tersebut bukan hanya karena terdesak keuangan.
Diketahui, AAB adalah mahasiswa UI Fakultas Sastra Rusia sekaligus senior Muhammad Naufal Zidan (MNZ). Pelaku terbiasa datang ke indekos korban yang beralamat di Jalan Palakali RT 07/05, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. Pada Rabu (2/8), korban MNZ tewas dengan mengalami luka tusuk sebanyak sepuluh kali di bagian dada.
Pelaku AAB diketahui mengalami beberapa masalah keuangan. Mulai dari terjerat pinjaman online (pinjol) sebesar Rp 15 juta, kerugian investasi kripto Rp 80 juta, dan tunggakan uang sewa kos.
Pelaku gelap mata menghabisi demi mengambil harta benda milik korban. Ketika penangkapan, polisi masih menemukan beberapa barang milik korban MNZ yang dibawa pelaku. Barang tersebut adalah laptop Macbook, dompet, serta ponsel iPhone. Pelaku juga sempat ingin menguras tabungan korban, sayangnya pelaku tidak mengetahui pin ATM sehingga usaha ini gagal setelah melakukan percobaan sebanyak tiga kali.
Wakasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan menyampaikan bahwa pelaku sekali waktu pernah pinjam uang sebesar Rp 200 ribu kepada korban. "Kepada korban ada pinjam Rp 200 ribu dan sudah dikembalikan," jelas Nirwan.
Polisi juga menjelaskan bahwa AAB mengaku iri terhadap prestasi dan kesuksesan yang dicapai korban MNZ. MNZ menjadi mahasiswa UI melalui jalur SNMPTN, di mana mahasiswa yang masuk melalui jalur ini dianggap memiliki prestasi akademik sangat baik. Selain itu, pelaku mengetahui MNZ memiliki barang bermerek dengan harga mahal.
“Innalillahi wa innailaihi Raji’un, tau ngga? Baru 2 hari lalu lho aku cerita dengan bangga ke temen kampus klo dulu km keterima UI jalur SNM dari smaku: Rest in peace Zidan, km akan selalu jd kebanggaan kita semua dari smasa 22,” tulis @storybyrcl, Jumat (4/8).
Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus plastik sampah dua lapis di indekos. Orang tua korban ikhlas melepas kepergian Zidan selama-lamanya. Namun, meminta pelaku AAB dihukum sepadan dengan aksi yang dilakukannya.
Sebelumnya, peristiwa pembunuhan menimpa mahasiswa Fakultas Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) berinisial MNZ, 19. Dia ditemukan tewas di dalam kosannya di wilayah Kukusan, Beji, Kota Depok.
Wakasatreskrim Polres Metro Kota Depok AKP Nirwan Pohan mengatakan, kasus tersebut dilaporkan ke Polres pada Jumat (4/8) pagi pukul 10.00 WIB. Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus plastik sampah dua lapis.
"Mayat terbungkus dalam plastik warna hitam, di bawah kolong tempat tidur. Dalam kamar itu berantakan, tapi terlihat sempat dibersihkan," kata Nirwan di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Jumat (4/8).
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik meminta keterangan sejumlah saksi. Hasil penyelidikan membuahkan hasil dengan menangkap pelaku berinisial AAB, 23, dalam waktu 3 jam.
Pelaku diketahui senior korban di kampus. "Adik kelas satu jurusan di Fakultas Sastra Rusia, korban adik kelas pelaku dan memang berteman saling mengenal," imbuh Nirwan.
Berdasarkan pemeriksaan, korban diduga tewas pada Rabu (2/8). Saat itu, korban tidak bisa dihubungi oleh keluarganya. Kemudian keluarga mengirim orang untuk mengecek korban di kosannya. Saat pintu dibuka, korban ditemukan tak bernyawa di dalam kantong plastik di kolong tempat tidur.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan beencana dan atau Pasal 351 ayat (5) KUHP. Pelaku terancam hukuman maksimal pidana mati.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
