Masa penahanan pertama atas dua orang terduga pelaku mutilasi yang berakhir 14 Februari 2019, rencananya akan diperpanjang hingga tanggal 24 Februari
JawaPos.com – Pihak kepolisian menyita berbagai perabot dapur yang terdapat di dalam kos terduga pelaku pembunuh R. Dari barang bukti berupa ember, kompor, panci, pacul, pisau dan tabung gas tiga kilogram, yang disita, diduga korban yang dimutilasi berjenis kelamin laki-laki itu juga dimasak untuk dikonsumsi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku melakukan aksi keji itu.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Radar Jogja (Jawa Pos Group), ada yang menyebutkan pelaku mamasak daging korban. Disinyalir, pelaku memasaknya menggunakan panci, karena ada barang bukti perabot tersebut. Diduga, aksinya itu dilakukan pelaku di kos-kosan yang berada di Dusun Krapyak, Triharjo, Sleman.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi saat ditanyai dugaan dimasaknya korban mutilasi belum dapat menjawabnya secara pasti. "Tadi kami sampaikan sementara kami melakukan pendalaman," katanya kepada wartawan, dikutip Senin (17/7). Namun, dia memastikan, jika barang-barang perabot itu disita dari kos pelaku inisial W.
Untuk kepastian dimasak atau tidaknya nanti akan disampaikan lagi berikutnya. Hal itu karena perlu melakukan pendalaman secara intensif. "Tetapi, yang jelas yang kami amankan (barang bukti, Red) ada hubungannya dengan tindak pidana dan peristiwa tersebut (mutilasi, Red)," tambah Endriadi.
Terkait kasus ini, pelaku yang memutilasi R sudah dibekuk polisi di Bogor, Jawa Barat. Endriadi menyebut dua pelaku berinisial W warga Magelang dan RD warga DKI Jakarta.
Pelaku berada di luar kota merupakan sebagai upaya untuk melarikan diri atas perbuatannya. "Pelaku diamankan di Bogor, Jawa Barat. Masih dilakukan pendalaman (motifnya, Red), kami fokus ke pengungkapan," ujarnya.
Endriadi mengungkapkan, kedua pelaku dapat ditangkap usai melakukan serangkaian penyelidikan. Identitas korban yang dimutilasi sudah diketahui yakni berjenis kelamin laki-laki inisial R. "Yang bersangkutan adalah mahasiswa di perguruan tinggi swasta di DIY," ucapnya.
Sebelumnya diketahui, potongan tubuh yang pertama kali ditemukan di Dusun Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman pada Rabu (12/7) malam. Selanjutnya, beberapa hari berselang, pada Sabtu (15/7) kembali ditemukan potongan tubuh berupa kepala dan tangan di Merdikorejo, Tempel. Dari pengungkapan kepolisian potongan tubuh yang ditemui di dua lokasi berbeda memiliki keterkaitan dalam satu korban yang sama inisial R berjenis kelamin pria.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
