
Sejumlah karangan bunga mulai terpasang di halaman Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jumat (9/12). Bagus Ahmad Rizaldi/Antara
JawaPos.com - Pasca serangan bom bunuh diri, rentetan karangan bunga berdatangan ke Polsek Astanaanyar, Bandung. Karangan bunga berisi ungkapan duka dan dukungan kepada kepolisian agar memberantas tuntas teroris di Indonesia.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, dukungan dari masyarakat sangat berarti bagi aparat. Terutama dalam upaya penegakan hukum kepada para pelaku.
"Ini adalah spirit bagus buat petugas dan kita semua, karena memang kita tidak boleh terpengaruh oleh aksi teror sehingga tidak ada ruang bagi tercapainya tujuan dari aksi teror tersebut," kata Ibrahim kepada wartawan, Sabtu (10/12).
Ibrahim meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang pasca adanya teror tersebut. Petugas akan bekerja maksimal melakukan pengamanan.
“Polri mengucapkan terimakasih atas simpati dan dukungan dari masyarakat, dan kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak cemas dan khawatir karena Polri akan terus mengusut serta memberantas aksi terorisme sampai keakar-akarnya," jelasnya.
Sebelumnya, ledakan terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat. Ledakan dikabarkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di area dalam Polsek.
"Iya (ada ledakan) di Astanaanyar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Rabu (7/11).
Ramadhan menyebut bom berasal dari aksi bunuh diri. "Iya dugaan bom bunuh diri," jelasnya.
Peristiwa ini tidak hanya menewaskan pelaku. Satu orang anggota Polri dinyatakan tewas. "Update korban peristiwa bom bunuh diri TKP Polsek Astana Anyar dari anggota Polri 1 orang meninggal dunia," kata Ramadhan.
Selain itu, tiga anggota polisi mengalami luka berat, dan empat lainnya luka ringan. Di sisi lain, korban juga dari kalangan masyarakat sipil. "Dari masyarakat 1 orang luka ringan," jelas Ramadhan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
