
Petugas mengevakuasi mobil yang ditumpangi artis Vanessa Angel dan keluarganya usai mengalami kecelakaan di ruas tol Jombang–Mojokerto KM 672 arah Surabaya, Kamis (4/11). Syaiful Arif/Antara
JawaPos.com - Penyelidikan kasus kecelakaan yang menewaskan artis Vanessa Angel bersama suaminya Febri Andriansyah tengah berjalan. Polisi berencana menerapkan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut ini.
"Ya nanti di olah TKP, nanti kan di gambarkan kendaraan dari mana, posisi di mana, sampai di TKP pakai 3 Dimensi," kata Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Latif Usman saat dihubungi, Jumat (5/11).
Penyelidikan awal menduga jika mobil yang ditumpangi Vanessa melaju cukup kencang saat kecelakaan. Sehingga fatalitas yang diciptakan cukup tinggi.
"Iya kalau dilihat dari olah TKP kendaraan itu melaju kecepatannya melebihi, liat dari TKP nya dan dari kerusakan mobil (sekitar) 100 Km/jam," jelas Latif.
Di sisi lain, terkait beredarnya video kecepatan kendaraan mencapai 190 Km/jam, Latif belum bisa membenarkan. "Itu menjadi bukti petunjuk sebagai nanti hasil untuk selanjutnya proses penyidikan," pungkas Latif.
Sebelumnya, Vanessa Angel bersama suaminya, Febri Andriansyah dikabarkan mengalami kecelakaan di KM 672+400A Tol Nganjuk, Jawa Timur arah Surabaya sekitar pukul 12.36 WIB. Akibat insiden ini, Vanessa dan Febri meninggal dunia.
Dalam foto yang beredar, terlihat satu unit mobil Pajero Sport warna putih dengan plat nomor B 1284 BJU terlihat hancur cukup parah. Foto lain yang beredar yakni foto KTP milik Vanessa dan Febri. Sedangkan dalam Instastory yang dibuat Vanessa sekitar 7 jam sebelum kecelakaan, dia memang tengah melakukan perjalanan darat menggunakan mobil di sebuah jalan tol.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan adanya kecelakaan ini. Petugas langsung dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
"Saya masih menunggu data, tapi informasi itu benar. Tapi kami masih nunggu laporan di lapangan, karena kecelakaannya barusan," kata Gatot saat dihubungi, Kamis (4/11).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
