
Tersangka BLBI dan suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Djoko Tjandra meninggalkan Gedung Jampidsus, Kejagung, Jakarta, Senin (31/8/20). Djoko Tjandra sebagai tersangka kasus suap kepada oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait kepengurusan fatwa Mahka
JawaPos.com - Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menegaskan, pihaknya belum menemukan dugaan aliran uang kepada mantan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Jan Samuel Maringka.
Nama Jan Samuel Maringka muncul terkait kasus dugaan suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Sebab, Jan diduga pernah menghubungi Djoko Tjandra saat masih Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Enggak ada, sampai sekarang enggak ada," kata Febrie di Kompleks Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9).
Febrie tak memungkiri, uang suap untuk Jaksa Pinangki sebesar USD 500 ribu tersebar ke sejumlah pihak. Namun, sampai saat ini baru diketahui mengalir ke mantan pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking senilai Rp 500 juta.
"Hingga saat ini fakta hukum masih dikuasai oleh Pinangki. Karena ini kan uang muka, terus ribut dia kan enggak jadi kemudian beralih PK ke Anita," ucap Febrie.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
