Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Agustus 2020 | 00.27 WIB

KSAD: Mereka Harus Ganti Rugi, Terlalu Enak Kalau Hanya Dihukum

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa (kedua kanan) bersiap memberikan keterangan terkait polemik taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zenz Allie di Mabes TNI Angkatan Darat, Jakarta, Selasa (13/08/2019). TNI AD menyatakan teta - Image

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa (kedua kanan) bersiap memberikan keterangan terkait polemik taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zenz Allie di Mabes TNI Angkatan Darat, Jakarta, Selasa (13/08/2019). TNI AD menyatakan teta

JawaPos.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa membebankan, oknum TNI yang diduga terlibat dalam perusakan di markas Polsek Ciracas harus membayar ganti rugi. Menurutnya, hukuman pidana saja tak cukup membuat jera para pelaku penyerangan.

"Misalnya hanya masuk penjara, Mereka harus bayar, terlalu enak kalau merka hanya di hukum, hukum pidana berjalan, tapi mengganti harus. Kami akan mencari mekanismenya," kata Andika di Mabes AD, Jakarta Pusat, Minggu (30/8).

Andika menyatakan, Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman akan menginventarisasi seluruh kerusakan yang ada. Termasuk, biaya rawat inap korban, perusakan fasilitas umum serta perusakan terhadap Mapolsek Ciracas.

"Jadi tergantung dari laporan Pangdam Jaya, berapa yang akan diganti oleh mereka dan berapa jumlah merkea itu akan kita perhitungkan. Sehingga itulah mekanisme yang saya buat, saya bilang tadi," tegas Andika.


Lebih lanjut, Andika memastikan, sinergisitas TNI-Polri tetap optimal dan tidak ada permasalahan. Dia memastikan, TNI dan Polri tetap berhubungan baik tidak ada pengruh dengan insiden tersebut.

"Soal kerjasama kita dengan Polri, enggak perlu diragukan lagi sudah dari dulu dan kita sudah punya komitmen dan enggak ada hubungannya dengan insiden ini. Ini adalah oknum-oknum yang tidak punya kebijakan dan tidak punya hati sehingga mereka memilih melakukan ini," cetus Andika.

Andika pun menegaskan, tak mempermasalahkan kehilangan puluhan prajurit yang terlibat dalam perusakan Mapolsek Ciracas. Hal ini semata untuk menjaga nama baik TNI.

"Lebih baik kita kehilangan 31 atau berapapun prajurit yang terlibat, apapun perannya. Daripada nama TNI AD akan terus rusak oleh tingkah laku tidak bertanggung jawab yang sama sekali tidak mencerminkan sumpah prajurit yang mereka ucapkan," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore