
Pengacara Otto Hasibuan (kiri).
JawaPos.com - Pengacara kondang Otto Hasibuan diminta menjadi kuasa hukum Djoko Tjandra. Permintaan itu datang dari pihak keluarga terpidana.
"Saya diminta oleh keluarga untuk membantu Djoko Tjandra tapi saya sendiri kan tentu belum bisa memutuskan," kata Otto di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8).
Kendati demikian, Otto belum memutuskan menerima permintaan tersebut. Dia terlebih dahulu akan menemui Djoko Tjandra langsung untuk mengetahui kasus yang diminta bantuan hukum kepadanya.
Namun pertemuan dengan Djoko Tjandra tidak terlaksana hari ini. Sebab, bertepatan dengan hari libur, sehingga tidak bisa membesuk ke tahanan. Rencananya dia akan kembali pada hari Senin untuk menemui Djoko Tjandra.
Otto juga terlebih dahulu akan menanyakan kepada Djoko apakah masih terikat dengan pengacara lainnya. Dia mengaku tidak bisa memberikan bantuan hukum apabila Djoko Tjandra masih memberikan kuasa kepada pihak lain.
"Nggak boleh tangani perkara kalau dia (Djoko Tjandra) masih terikat pengaca yang lain. Kalau mau putus hubungan yang lain. Saya harus anjurkan Djoko selesaikan kewajiban dengan lawyer yang lain," imbuhnya.
Oleh sebab itu, Otto belum bisa bicara banyak terkait kasus Djoko Tjandra. Meskipun sudah memiliki gambaran, namun dia harus bertemu terlebih dahulu dengan calon kliennya.
"Belum tepat kalau bicara atas nama Djoko. Kalau bicara soal keluarga udah dapat kuasa. Jadi keluarga jelas minta bantuan hukum dari saya. Kalau Djoko ya Djoko yang jawab," pungkasnya.
Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, penangkapan terhadap Djoko Tjandra dilakukan di Malaysia. Proses pemulangan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.
"Malam ini sudah kita buktikan dengan adanya penangkapan dan sudah dijemput bapak Kabareskrim di Malaysia dan saat ini sedang dalam perjalanan," kata Argo di Bandara Halim Perdanakusuma , Jakarta Timur, Kamis (30/7).
Sementara Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penangkapan Djoko Tjandra dilakukan oleh tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Tim berhasil mengidentifikasi keberadaan Djoko Tjandra di Malaysia.
"Kapolri mengirim surat ke polisi Diraja Malaysia untuk bersama-sama mencari. Tadi siang didapat info yang bersangkutan target bisa diketahui," kata Listyo.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=nj7NuOsEWf8
https://www.youtube.com/watch?v=HFeYFmQLXrA
https://www.youtube.com/watch?v=GYYJMr-RaRo

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
