
Photo
JawaPos.com - Polda Metro Jaya menghentikan kasus dugaan politik uang yang dilakukan oleh calon anggota legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Wahyu Dewanto saat Pemilu 2019. Keputusan ini dibuat setelah Yupen Hadi sebagai pelapor mencabut laporan polisinya.
"Alasannya karena pekaranya sudah diselesaikan secara musyawarah dengan internal Partai Gerinda," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (18/7).
Argo menerangkan, pencabutan laporan tersebut merujuk pada Surat Nomor 026/S/LAHIR-JKT/XI/2019 tanggal 16 Juli yang dikirimkan pelapor atas nama Yupen Hadi. Pencabutan ini juga telah masuk dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada tanggal yang sama atas nama pelapor.
Argo menambahkan, pihaknya juga langsung melakukan gelar perkara penghentian penyidikan. Penyidik kemudian menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).
"Dan telah dilakukan gelar perkara penghentian penyidikan," tutupnya.
Sebelumnya, Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mencari Calon legislatif DPRD DKI Jakarta dari fraksi Partai Gerindra Wahyu Dewanto. Hal ini lantaran Wahyu Dewanto diduga terlibat kasus politik uang dalam Pemilu 2019 lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penyidik mengaku sudah menyebar selebaran berisi pencarian terhadap yang bersangkutan. “Pengumuman itu betul. Jadi, itu ada edaran dari Kejagung (Kejaksaan Agung) makannya kita buat pengumuman disana ya,” ucap Argo di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (16/7).
Dia membeberkan selebaran dibuat pasca tindak lanjut laporan dari YH. Laporan tercatat dengan nomor : LP/3945/VII/2019/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 01 Juli 2019. Dia menjelaskan, perkara sebelumnya ditangani penyidik Sentra Gakkumdu dan telah selesai proses pemberkasan hingga siap untuk dikirim kepada Jaksa Penuntut Umum. Dalam perkara ini, Wahyu tidak memenuhi panggilan yang ada yaitu, panggilan ke-1 dan panggilan ke-2.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
