
Photo
JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berencana memberikan dana pensiun kepada para koruptor. Dengan catatan jika mereka benar-benar sudah bertaubat dan mengembalikan uang yang dikorupsinya.
Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi Pemberanta san Korupsi (KPK), Saut Situmorang menegaskan korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Sehingga harus ditangani dengan cara serupa.
"Semua kita sadar bahwa korupsi itu extra ordinary crime," kata Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/4).
Dia menyebut penanganan korupsi masih terbilang normatif (biasa). Untuk itu, dia berharap ada inovasi dalam penanganan yang tegas dari sisi penegakan hukum.
"Yang diperlukan adalah extra inovatif efforts baik dari sisi law and order-nya sambil memahami kompleksitasnya. Kemudian di-create values yang sustain (berkelanjutan) tumbuh di masyarakat. Jadi bukan hit and run," tutur Saut.
Menurut Saut Situmorang, usul Prabowo adalah bagian dari hit and run. Dia menuturkan pintu pencegahan menjadi salah satu cara untuk membuat negara ini bersih dari korupsi.
"Ini zero tolerance. Anda enggak boleh toleran 1 dolar pun. Korupsi itu dimulai dari Rp 1. Kamu melanggar lampu lalu lintas korupsi juga itu," sebutnya.
"Maka kita cari solusi paling suistanable (berkelanjutan)," imbuhnya.
Sebelumnya, Prabowo mengatakan koruptor akan diminta taubat dan mengembalikan uang korupsinya kepada negara.
"Kita akan panggil koruptor-koruptor itu kita kan minta mereka taubat dan sadar. Kembalikanlah uang yang kau ciri, ya boleh kita sisihkan dikit, bolehlah, boleh enggak ya buat dia pensiun," pungkas Prabowo dalam pidatonya saat kampanye akbar di GBK, Jakarta, Minggu (7/4) kemarin.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
