
Pembawa bendera HTI berinisial U diamankan polisi.
JawaPos.com - Uus Sukmana, pembawa bendera organisasi kemasyarakatan (ormas) terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Jawa Barat. Penyidik mendalami adanya kemungkinan unsur pidana yang dilanggar oleh Uus.
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara Uus diduga memenuhi unsur pidana Pasal 174 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Pasalnya, ia diduga sebagai pembuat keonaran di acara Hari Santri Nasional, dengan cara mengibarkan bendera HTI.
"Terhadap Uus diduga melanggar Pasal 174 KUHP," ujar Arief di Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/10).
Pasal 174 KUHP berbunyi barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang tidak terlarang dengan mengadakan huru-hara atau membuat gaduh, dihukum selama-lamanya tiga minggu atau denda sebanyak-banyaknya Rp 900.
Jika terbukti memenuhi unsur pidana pasal tersebut, maka Uus dapat terancam pidana 3 minggu. Tanpa dilakukan penahan di jeruji besi.
Meski demikian saat ini status hukum Uus belum naik menjadi tersangka, masih sebagai saksi. Penyidik memiliki waktu hingga pukul 14.00 WIB untuk menetapkan status hukumnya. Hal itu sesuai prosedur hukum bahwa, penyidik memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka.
"Bagi pembawa bendera diduga melawan hukum perlu dilakukan pemeriksaan pro jutistia (demi hukum, Red)," jelas Arief.
Sementara itu, 3 anggota Banser yang melakukan pembakaran bendera bernasib lebih baik. Sebab, lantaran tidak ditemukan unsur niat jahat, maka mereka akan dilepas. Penyidik hanya menganggap perbuatan mereka sebagai spontanitas.
"Terhadap tiga anggota Banser yang membakar tidak dapat dikenakan pidana karena salah satu unsur niat jahat atau mensrea (sikap batin pelaku perbuatan pidana, Red) tidak dapat terbukti," pungkas Arief.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
