
Novel Baswedan saat menyambut kedatangan awak media di kediamannya di Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (27/2)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan jika penyidik seniornya, Novel Baswedan belum dapat bekerja kembali untuk memberantas tindak pidana korupsi di negara ini. hal ini karena kondisi kesehatan Novel belum memungkinkan untuk membantu lembaga antirasuah.
“Belum memungkinkan dari aspek kesehatan. Surat dokter terakhir masih menerangkan demikian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/6).
Saat ini kata Febri, pihaknya lebih mementingkan agar kesehatan Novel bisa segera pulih dan menemukan pelaku penyerangan terhadapnya, daripada membahas kapan Novel akan bekerja di lembaga antikorupsi.
“Kita terus berusaha saja agar kesehatan jadi lebih pulih dan pelaku penyerangan ditemukan,” tukasnya.
Untuk diketahui, Penyidik senior Novel Baswedan disiram air keras oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk alasan yang belum diketahui tepatnya pada 11 April 2017 lalu, usai melaksanakan shalat subuh di masjid dekat kediamannya.
Namun demikian dalam kurun waktu satu tahun lebih dua bulan paska kejadian penyiraman air keras tersebut Polri masih belum juga mampu mengungkap siapa dalang dibalik penyerangan hingga saat ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
