
Pernyataan Aman Abdurrahaman ihwal kecaman terhadap teror Bom Gereja di Surabaya, bisa jadi bagian dari bentuk kekecewaannya. Menurut eks pelaku bom Bali, para pelaku melakukan aksi teror atas insiatif sendiri alias tanpa berkoordinasi.
JawaPos.com - Pernyataan mengejutkan di lontarkan oleh pimpinan Jamaah Ansharur Daulah (JAD), Aman Abdurrahman. Secara tegas dia mengutuk aksi pelaku bom bunuh diri di Surabaya.
Hal ini lantas menimbulkan banyak pertanyaan. Sebab, pelaku diduga memiliki keterkaitan dengan JAD. Organisasi yang dipimpin Aman.
Menurut Mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah (JI) Jawa Timur, Ali Fauzi Manzi, ada dua kemungkinan mengapa Aman bisa demikian.
Adik gembong teroris Amrozi dan Ali Imron itu menduga, tidak menutup kemungkinan statemen Aman sebagai langkahnya untuk meringankan vonis. Sebab Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati kepada Aman.
"Sekarang kan beliau sedang dituntut, tuntutannya mati lagi. Jadi statemen-statemen yang seperti ini ya bisa saja nanti jadi alasan hakim memberikan vonis lebih ringan," terang ujar Ali kepada JawaPos.com, Minggu (27/5).
Kendati demikian, lanjut Ali, bisa saja Aman memang jujur lantaran anak buahnya melakukan teror tanpa komando alias inisiatif sendiri di lapangan.
Dugaan itu muncul sebab awalnya kelompok JAD ini bergerak secara terorganisir, tapi seiring ditangkapnya Aman oleh aparat dapat mendorong terjadinya pergeseran kepemimpinan di lapangan.
"Kalau kita kaji saat itu awalnya masuk kategori tandim jihadi artinya apa yang mereka (JAD) lakukan itu terorganisir betul berjamaah sami'na waato'na.
"Tapi kemudian ada pergeseran seiring Aman ditangkap, ada kasus Brimob itu inisiatif anak buah Aman di lapangan. Kalau itu (bom Surabaya) bukan order Aman, berarti anak buah Aman di lapangan melakukan inisiatif sendiri," pungkas Ali.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
