Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Mei 2018 | 20.08 WIB

Menarik, Analisis Eks Pelaku Bom Bali soal Pernyataan Aman Abdurrahman

Pernyataan Aman Abdurrahaman ihwal kecaman terhadap teror Bom Gereja di Surabaya, bisa jadi bagian dari bentuk kekecewaannya. Menurut eks pelaku bom Bali, para pelaku melakukan aksi teror atas insiatif sendiri alias tanpa berkoordinasi. - Image

Pernyataan Aman Abdurrahaman ihwal kecaman terhadap teror Bom Gereja di Surabaya, bisa jadi bagian dari bentuk kekecewaannya. Menurut eks pelaku bom Bali, para pelaku melakukan aksi teror atas insiatif sendiri alias tanpa berkoordinasi.

JawaPos.com - Pernyataan mengejutkan di lontarkan oleh pimpinan Jamaah Ansharur Daulah (JAD), Aman Abdurrahman. Secara tegas dia mengutuk aksi pelaku bom bunuh diri di Surabaya.


Hal ini lantas menimbulkan banyak pertanyaan. Sebab, pelaku diduga memiliki keterkaitan dengan JAD. Organisasi yang dipimpin Aman.


Menurut Mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah (JI) Jawa Timur, Ali Fauzi Manzi, ada dua kemungkinan mengapa Aman bisa demikian.


Adik gembong teroris Amrozi dan Ali Imron itu menduga, tidak menutup kemungkinan statemen Aman sebagai langkahnya untuk meringankan vonis. Sebab Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati kepada Aman.


"Sekarang kan beliau sedang dituntut, tuntutannya mati lagi. Jadi statemen-statemen yang seperti ini ya bisa saja nanti jadi alasan hakim memberikan vonis lebih ringan," terang ujar Ali kepada JawaPos.com, Minggu (27/5).


Kendati demikian, lanjut Ali, bisa saja Aman memang jujur lantaran anak buahnya melakukan teror tanpa komando alias inisiatif sendiri di lapangan.


Dugaan itu muncul sebab awalnya kelompok JAD ini bergerak secara terorganisir, tapi seiring ditangkapnya Aman oleh aparat dapat mendorong terjadinya pergeseran kepemimpinan di lapangan.


"Kalau kita kaji saat itu awalnya masuk kategori tandim jihadi artinya apa yang mereka (JAD) lakukan itu terorganisir betul berjamaah sami'na waato'na.


"Tapi kemudian ada pergeseran seiring Aman ditangkap, ada kasus Brimob itu inisiatif anak buah Aman di lapangan. Kalau itu (bom Surabaya) bukan order Aman, berarti anak buah Aman di lapangan melakukan inisiatif sendiri," pungkas Ali.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore