
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo
JawaPos.com - Polrestabes Bandung mengungkap dan menangkap tiga narapidana (napi) yang menjadi tersangka pemerasaan perempuan di media sosial. Dengan menggunakan akun palsu napi tersebut berkenalan hingga meminta korban untuk melakukan foto dan video tanpa busana melalui handponenya.
Saat ini, telah tertangkap empat tersangka sekaligus napi di lapas Jelekong, Bandung. Hal tersebut dibenarkan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo. "Pelakunya tiga orang yang sudah kita aman kan semuanya napi," kata Hendro di Mapolrestabes Bandung, Kamis (12/4).
Pasalnya, saat ini korban yang terdata sebanyak 89 orang yang semuanya perempuan. Namun diduga masih ada 300 korban lainnya. Bahkan korban bukan hanya warga Bandung, melainkan seluruh Indonesia. Karena para tersangka tersebut memilih korban secara acak di media sosial dengan akun palsu.
"Bukan dari Bandung saja, dari Bali, Jakarta, Bandung, Surabaya dan lainnya," sebutnya.
Berawal dari kenalan di media sosial, dekat, hingga korban akhirnya merasakan tertarik dengan tersangka. Karena sudah dekat kemudian pelaku melangsungkan strateginya mengelabui para wanita itu untuk mengirimkan foto atau video tanpa busana.
"Karena sudah dekat maka dipancing dengan menggunakan hp atau sex by phone. Kemudian video call, dan dipancing agar perempuan-perempuan tersebut tidak berbusana," ujarnya.
Padahal, kata Hendro hal tersebut merupakan trik untuk memeras para korban. Karena tersangka menggunakan dua nomor yang berbeda. Setelah direkam atau foto dan video korban ditangan, rekaman itu yang dijadikan para tersangka untuk melakukan pemerasan.
"Saya sudah memiliki kamu tidak berpakaian tidak berbusana manakala tidak mentranfer sejumlah uang maka akan, saya akan kirim (rekaman) ke masyarakat," tuturnya.
Karena para korban takut, akhirnya mengikuti perintah itu dengan mentransfer sejumlah uang kepada tersangka. Adapun nomor telepon atau WA yang digunakan tersangka sebanyak 9 nomor yang berbeda. Perihal adanya petugas lapas yang terlibat atas kasus tersebut, pihaknya terus melakukan penyelidikan.
Kapolrestabes pun mengimbau kepada masyarakat terutama perempuan jika ada ajakan seperti melakukan sex by phone, video call tidak menggunakan busana diharap tidak diikuti. Karena dikhawatirkan akan menjadi target korban pemerasan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
