
Salah satu calon jemaah Abu Tours dari Jogjakarta yang meminta uangnya dikembalikan
JawaPos.com - Sebanyak 381 orang calon jamaah umrah dan haji dari Jogjakarta mengadukan Abu Tours ke Polda, Kamis (12/4). Mereka terpaksa melaporkan biro jasa yang berkantor pusat di Makassar tersebut dengan harapan agar uang yang telah disetorkannya dapat dikembalikan.
Salah satu calon jamaah, Ihwan Gunawan, 40, warga asal Kabupaten Sleman mengatakan, dirinya bersama dengan anggota keluarganya yang berjumlah 4 umrah mendaftarakan diri ke Abu Tours. Waktu itu, Abu Tours menarik biaya Rp 16 juta per orang untuk umrah tersebut.
"Saya minta uang dikembalikan, karena kalau untuk diberangkatkan sepertinya sudah," katanya ditemui di Mapolda DIJ pada Kamis (12/4).
Ia tertarik untuk menggunakan jasa Abu Tours karena pada awalnya Pemerintah belum memberikan rekomendasi biaya umrah kisaran Rp 20 juta. Sementara saat Mei 2017 lalu, ada layanan promo yang ditawarkan oleh Abu Tours dengan biaya miring.
Lanjut dia, Abu Tours kemudian menjanjikan diberangkatkan pada Januari atau Februari 2018 silam. Namun pada saat yang tiba, ternyata ditunda dan kembali diminta penambahan pembayaran sebesar Rp 15 juta per orang. "Ini yang membuat calon jemaah kalut, apalagi ada pemberitaan kalau pimpinan Abu Tours diproses kepolisian," ucapnya.
Hal yang sama juga dialami oleh jamaah asal Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Riyadi, 61. Dikatakannya, ia sudah membayar sebesar Rp 26,5 juta kepada pihak Abu Tours. "Saya meminta uang dikembalikan. Dulu memakai Abu Tours karena ada yang merekomendasikan," ucapnya.
Sementara itu kuasa hukum calon jamaah, Tito Hadi Priyatna menambahkan, total ada sebanyak 381 orang baik dari Jogjakarta maupun luar daerah. Mereka mendaftarkan ke kantor biro Abu Tours yang ada di Jogjakarta.
"Kami putuskan untuk menempuh jalur hukum. Kemarin sempat lapor ke Ombudsman (lembaga Ombudsman DIY) tapi tidak ada hasilnya. Nanti hasilnya apa, kami tunggu dari kepolisian melakukan proses hukum," ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
