
Mantan Ketua KPK Abraham Samad
JawaPos.com - Mantan Ketua KPK Abraham Samad angkat suara mengenai proses penyidikan terhadap tersangka korupsi e-KTP Setya Novanto. Terutama, terkait dikeluarkannya surat penahanan terhadap Ketua DPR itu.
Kata dia, apa yang dilakukan KPK dengan menerbitkan penahanan telah berdasarkan hukum dan itu harus dilakukan. "Kenapa harus dilakukan? Karena KPK melihat bahwa selama ini SN tidak kooperatif," tegasnya saat dihubungi, Jumat (17/11).
Tidak kooperatifnya Setya Novanto bisa dilihat ketika dia mengabaikan panggilan penyidik KPK. "Waktu dipanggil sebagai saksi pun sampai tiga kali nggak pernah datang. Panggilan sebagai saksi saja nggak pernah datang," kritiknya.
Indikasi itulah yang menurut Samad, KPK berhak mengeluarkan surat penahanan. Juga yang menandakan kenapa KPK baru pada saat pemanggilan sebagai tersangka, dia sudah melakukan pemanggilan paksa.
"Karena dia (KPK) melihat bahwa SN itu tidak kooperatif. Berusaha menghindar. Begitu kan. Oleh karenanya dilakukan pemanggilan paksa kemudian sekarang disusul dengan surat penahanan," terang mantan ketua KPK yang dikriminalisasi itu.
Termasuk ketika Setya Novanto tiba-tiba menghilang ketika penyidik KPK melakukan upaya penjemputan paksa. Hingga akhirnya, dia ditemukan mengalami kecelakaan tunggal akibat mobil yang dikendarainya menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau.
KPK, lanjut dia, pasti memiliki second opinion, apakah Setya Novanto benar-benar sakit. Apalagi KPK selalu bekerja berdasarkan aturan-aturan yang ada dan berdasarkan hukum yang bisa dipertanggungjawabkan.
"Kalau dia betul-betul sakit, saya rasa tidak mungkin KPK menerbitkan surat penahanan. Kan begitu. Oleh karena itu pasti KPK punya analisa tentang penyakit kan," pungkas Samad.
Ikuti terus perkembangan berita ini di:

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
