
Ketua DPR Setya Novanto.
JawaPos.com - Sidang lanjutan perkara korupsi e-KTP menghadirkan Setya Novanto sebagai saksi. Dia menjadi saksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.
Majelis hakim yang dipimpin Jhon Halasan Butar Butar penasaran dengan pernyataan Novanto yang menyebut kenal Andi Narogong sejak 2009. “Anda kan pernah tahu Andi, tahu di sini gimana maksudnya?” tanya Jhon kepada Novanto.
Mendapat pertanyaan tersebut, Novanto menjawab. “Pada pertengahan 2009, Saudara Andi datang di Tee Box Cafe dan pada waktu perkenalan diri ada Saudara Andi, dan dia sampaikan bahwa beliau supplier kaos yang berkaitan dengan cetak harga kaos untuk Pilkada,” tutur Novanto soal perkenalannya dengan Andi Narogong.
Ketika itu, kata dia, ada ketidakcocokan harga baju yang ingin dia pesan sehingga terjadi pembicaraan. “Lalu pada bulan berikutnya beliau sampaikan ada kaos yang berasal dari Cina yang menurutnya lebih murah, tapi karena satu dan lain hal ya kami enggak jadi (memesan baju, Red.),” sambung Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
Menurut dia, pertemuan dengan Andi hanya berlangsung sebanyak dua kali saja. Tak puas dengan Novanto, Hakim Jhon menanyakan lagi soal kedekatan dengan Diah Anggraeini (Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri).
“Saya tak bermasuk menuding, ada beberapa hal yang konon melibatkan anda, apa anda kenal Dia Anggraeni? Pernah berpesan sama dia?” cecar hakim.
“Enggak kenal dan enggak pernah ketemu, enggak pernah berpesan juga,” kilah Novanto.
Hakim menanyakan pula apakah dulu Novanto pernah menghadiri pelantikan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menanggapi pertanyaan ini, Novanto menjawab dia pernah hadir pada era Harry Azhar Aziz.
Hakim kembali menyinggung, apakah Novanto ada bertemu dengan Diah di sana. Namun lagi-lagi Novanto membantahnya. “Tidak benar, Yang Mulia,” kata dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
