
Rani Tania dan Henry Kuasa Hukum Aris Wahyudi
JawaPos.com - Dengan menitikan air mata, Rani Tania (30), istri Aris Wahyudi menceritakan derita setelah suaminya ditangkap polisi. Aris menjadi tersangka kasus pornografi dan perdagangan manusia. Didampingi pengacara, Henry Indraguna serta anaknya yang masih kecil, dia menyampaikan keluh-kesah.
"Saya minta maaf atas tindakan suami saya," kata Rani kepada wartawan, Markas Polda Metro Jaya, Kamis (12/10).
Aris ditangkap polisi karena dianggap melanggar hukum melalui layanan pada situs yang dibuatnya, Nikahsirri.com. Dia dinilai menyebar konten porno, melakukan perdagangan orang dan eksploitasi anak.
Berbagai masalah menimpa Rani dan keluarga pasca informasi penangkapan Aris mencuat di media massa. Bahkan, keluarganya dikucilkan oleh warga sekitar.
"Usai ditahan jarang keluar, saya di-bully, saya malu. Sama media di-bully sama semua di-bully. Saya malu," ungkap Rani.
Tidak hanya itu, perekonomian keluarganya juga semakin memburuk. Untuk makan saja, Rani dan ketiga anaknya yang masih kecil mengaku harus bergantung dengan orang lain.
"Setelah suami ditahan, buat makan dikasih saudara. Kadang minjem juga," tuturnya.
Karena itu ia berharap suaminya dapat diringankan hukumannya atau bahkan bisa dibebaskan. Sehingga ia dan anak bisa kembali dinafkahi.
"Harapan saya suami diringankan hukumannya, dibebaskan. Karena hanya suami saya yang bisa menafkahi saya. Saya nggak punya penghasilan apa-apa," pinta dia.
Terkait hak yang sama, Henry menuturkan ia meminta permohonan maaf kepada masyarakat atas apa yang dilakukan Aris. Sebab, kasus ini dianggap telah melukai publik.
"Perkara ini tidak ada niatan jahat yang tidak benar. Keluarga Aris (ekonominya) sangat lemah, rumah masih ngontrak. Keadaan pun makan susah. Dari sinilah Aris yang mempunyai kemampuan di IT (teknologi informasi) mencari usaha untuk mencari uang dan mencukupi kebutuhan anak-istri. Kemampuannya di IT, maka dia membuat ide Nikahsirri.com," ujar Henry
Ide pembuatan mengacu pada situs yang sebelumnya ada dan banyak beredar. Untuk gambar yang disebut porno, diperoleh dari pencari di dunia maya. Pemilik situs juga diklaim bukanlah Aris, melainkan Name Cheap Inc., yang berdomisili di Kalifornia, Amerika Serikat.
"Memang ada kepeleset mengambil gambar koin yang dikatakan porno. Kami lihat, kami telusuri itu yang menciptakan bukan saudara Aris, dia hanya mengambil dan meng-upload," ucap Henry.
Menurut dia, segala konten yang terdapat pada Nikahsirri.com merupakan hasil verifikasi Name Cheap. Aris hanya mengirimkan ke Name Cheap untuk kemudian disetujui dan didistribusikan kembali. Meski begitu, Henry tak menegaskan peran kliennya dalam situs.
"Nanti kita buktikan di pengadilan. Mohon hormati dulu. Kasihan anak-istrinya," tutur Henry

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
