Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Oktober 2017 | 23.11 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan, IPW: Polisi Lambat

Novel Baswedan. (Imam Husein/Jawa Pos) - Image

Novel Baswedan. (Imam Husein/Jawa Pos)


JawaPos.com - Pada tanggal 11 Oktober nanti, tepat enam bulan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan bergulir. Namun, sampai saat ini siapa oknum yang menyiram dirinya dengan menggunakan cairan kimia belum juga terungkap.


Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, saat ini pihak kepolisian berjalan sangat lamban. Padahal Polda Metro Jaya sudah memiliki sketsa wajah dugaan pelaku penyiraman kepada Novel Baswedan.


"Dalam kasus Novel Baswedan IPW melihat semula prosesnya berjalan cepat dan kemudian melambat," ujar Neta saat dihubungi JawaPos.com, Senin (9/10).


Bahkan Neta Pane dirinya juga tidak kaget bahwa kasus Novel Baswedan berjalan sangat lambat. Sebab bukan hanya kasus Novel Baswedan, ada kasus dugaan korupsi di Pelindo II yang melibatkan RJ Lino, namun belum juga ditindaklanjuti.


"Ini yang ditangani Polri dan KPK malah sudah dua tahun tidak terungkap dan tidak jelas juntrungannya," katanya.


Dari kasus tersebut, Neta Pane mengungkapkan, saat ini penegakan hukum aneh. Karena kasus besar seperti Novel dan RJ Lino tidak jelas sudah sampai mana.


"Ini terlihat bahwa penegakan hukum ini semrawut dan tidak jelas juntrungannya," cetus Neta.


Kendati demikian, Neta Pane juga mengkritik Novel Baswedan yang belum menyampaikan terkait ada oknum jenderal, yang diduga otak pelaku penyiraman tersebut. Harusnya Novel Baswedan buka saja siapa jenderal di balik penyerangan tersebut. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.


"Kalau Novel Baswedan punya data yang akurat, buka saja ke publik, sehingga tidak menimbulkan spekulasi, yang kemudian dipolitisasi banyak pihak," pungkasnya.


Sekadar informasi, Novel Baswedan disiram cairan kimia oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa 11 April 2017 lalu. Kala itu, Novel Baswedan usai menjalankan ibadah salat Subuh kemudian dua orang dengan menggunakan sepeda motor langsung menghampiri dan menyiram cairan kimia ke bagian wajah mantan Kasastreskrim Polresta Bengkulu tersebut.


Saat ini Novel Baswedan sedang menjalani pemulihan di rumah sakit di kawasan Singapura. ‎Sebab saat disiram cairan kimia itu mengenai bagian mata sebelah kanan Novel Baswedan.



Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore