
Jonru Ginting (kiri)
JawaPos.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kembali memeriksa tersangka dugaan ujaran kebencian, Jonru Ginting. Dia sudah ditahan polisi sejak Sabtu (30/9) lalu.
Selama beberapa hari berada di rumah tahanan narkoba Poda Metro Jaya, ia mengaku lebih banyak menulis terkait pengalamannya di dalam sel. Bahkan ia menyebut sudah sekitar sepuluh lembar tulisan yang dihasilkan selama tujuh hari mendekam di Polda Metro Jaya.
"Ya nulis catatan pengalaman saya selama di tahanan," kata Jonru saat ditemui wartawan menuju gedung Krimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (7/10).
Bahkan, selama dilakukan penahanan, Jonru mengaku sering dijenguk istrinya. Selama dijenguk istrinya tak lupa membawakan makanan kesukaan Jonru. Namun Jonru tak mau merinci makanan apa saja itu.
"Ya ada deh, masak saya kasih tahu semuanya," katanya sambil berjalan menuju ruang penyidik Ditkrimsus didampingi dengan pengacaranya dari Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia (Bang Japar).
Tidak hanya itu, Jonru juga mengaku sempat kehilangan dompet. Beruntung, dompet tersebut bisa ditemukan kembali. "Udah ketemu ternyata nyelip," ungkapnya.
Jonru dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8) lalu oleh Muannas Al Aidid. Muannas menilai, unggahan Jonru di media sosial sangat berbahaya dan jika dibiarkan dapat memecah belah bangsa Indonesia.
Jonru ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya sejak Sabtu (30/9) lalu. Dalam kasusnya, pegiat sosial media ini dijerat Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45A Ayat (2); dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; dan atau Pasal 4 Huruf (b) Angka (1) juncto Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis; dan atau Pasal 156 KUHP tentang Penghinaan terhadap Suatu Golongan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
