Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 September 2017 | 00.18 WIB

Menangkap Pelaku Molotov Kedubes Myanmar Lebih Sulit Dibanding Teroris

Kapolri Jenderal Tito Karnavian - Image

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

JawaPos - Cara kerja kepolisian dalam mengungkap kasus bom molotov dan bom besar seperti teror sangat berbeda. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku lebih sulit menangkap pelaku bom molotov di Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar.


Hal ini terkait pelemparan bom molotov yang terjadi di depan Kedubes Myanmar pada Minggu (3/9) dini hari lalu oleh orang tidak dikenal.


Tito Karnavian mengatakan, sudah melakukan upaya pengamanan secara ketat di Kedubes Myanmar, agar kasus serupa tidak kembali terjadinya. "Ini bukan pertama kali upaya untuk Kedubes Myanmar. Dulu juga pernah, empat tahun lalu yang rencana menggunakan bom," kata Tito di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (5/9).


Tito mengungkapkan motif pelamparan bom molotov di Kedubes Myanmar diduga sekelompok masyarakat ingin menunjukan antipati kepada pemerintah Myanmar, tetapi menggunakan cara yang salah.


Maka dalam hal ini, pihak kepolisian akan berusaha mengungkapkan siapa pelaku pelampar bom molotov di kedutaan besar Myanmar. Namun, tidak semudah mencari pelaku aksi bom besar yang dapat dicari melalui Kartu Tanda Penduduk Elektronik.


"Tapi saya ungkap dulu, mengungkap kasus hit and run apalagi bom molotov yang gampang dibeli siapa saja, itu jauh lebih sulit dibanding mengungkap kasus bom melayu. Duerrr meledak, orangnya ada. Tinggal diambil sidik jarinya. Oh, rumahnya di bandung," terangnya.


Akan tetapi, Tito tetap menugaskan pihak Polda Metro Jaya untuk dapat menangkap pelaku pelampar bom molotov di Kedubes Myanmar. "Tapi anggota Polda Metro Jaya sedang berusaha menangkap pelakunya," pungkasnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore