
Kapolri Jenderal Tito Karnavian
JawaPos - Cara kerja kepolisian dalam mengungkap kasus bom molotov dan bom besar seperti teror sangat berbeda. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku lebih sulit menangkap pelaku bom molotov di Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar.
Hal ini terkait pelemparan bom molotov yang terjadi di depan Kedubes Myanmar pada Minggu (3/9) dini hari lalu oleh orang tidak dikenal.
Tito Karnavian mengatakan, sudah melakukan upaya pengamanan secara ketat di Kedubes Myanmar, agar kasus serupa tidak kembali terjadinya. "Ini bukan pertama kali upaya untuk Kedubes Myanmar. Dulu juga pernah, empat tahun lalu yang rencana menggunakan bom," kata Tito di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (5/9).
Tito mengungkapkan motif pelamparan bom molotov di Kedubes Myanmar diduga sekelompok masyarakat ingin menunjukan antipati kepada pemerintah Myanmar, tetapi menggunakan cara yang salah.
Maka dalam hal ini, pihak kepolisian akan berusaha mengungkapkan siapa pelaku pelampar bom molotov di kedutaan besar Myanmar. Namun, tidak semudah mencari pelaku aksi bom besar yang dapat dicari melalui Kartu Tanda Penduduk Elektronik.
"Tapi saya ungkap dulu, mengungkap kasus hit and run apalagi bom molotov yang gampang dibeli siapa saja, itu jauh lebih sulit dibanding mengungkap kasus bom melayu. Duerrr meledak, orangnya ada. Tinggal diambil sidik jarinya. Oh, rumahnya di bandung," terangnya.
Akan tetapi, Tito tetap menugaskan pihak Polda Metro Jaya untuk dapat menangkap pelaku pelampar bom molotov di Kedubes Myanmar. "Tapi anggota Polda Metro Jaya sedang berusaha menangkap pelakunya," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
