
Ustad Bahctiar Nasir ketika menjenguk Hermansyah di Depok, Jawa Barat, kemarin.
JawaPos.com - Insiden pembacokan yang menimpa Pakar IT/Telematika ITB, Hermansyah sangat mengejutkan. Salah satu yang syok adalah Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indionesia, Ustad Bahctiar Nasir.
Bachtiar mengaku sempat tak percaya jika Hermanysah diserang. Dia mengaku awalnya mendapat kabar dari media sosial.
"Saya pikir hoax. Ternyata benar," ujardia kepada awak media usai menjenguk Hermansyah di RS Hermina, Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (9/7).
Terkait soal serangan, Bachtiar enggak berspekulasi maupun beragumen soal motif si pelaku. "Ini sensitif,” lanjutnya.
Melalui pesan WA, dirinya sering berkomunikasi terutama terkait permasalahan yang tengah menimpa HRS sebab dirinya merupakan saksi IT. Ia juga sempat meminta pendapat kepada dirinya, namun Bachtiar mengingatkan agar Herman berdiskusi terlebih dahulu dengan lawyer.
Itu dilakukan Agar nantinya tidak ada pendapat yang justru malah membahayakan. “Komunikasi sering, terakhir sebelum lebaran terkait saksi ahli saja. Tidak ada hal lain,” tutupnya.(WS/MD/mam/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
