
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam mengunakan rompi orange saat keluar dari gedung KPK, Jakarta, Rabu (05/07).
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi langsung menahan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur alam, usai dilakukan pemeriksaan selama kurang lebih empat jam lamanya.
Sejumlah pendukung beserta kolega yang menunggui pemeriksaan politikus PAN tersebut kaget bukan kepalang, mendengar orang dekatnya dimasukkan ke rumah tahanan (Rutan).
Pantauan JawaPos.com di lapangan, sejumlah kolega Nur Alam tampak menangis saat orang nomor satu di Sultra tersebut diturunkan petugas KPK dari ruang pemeriksaan di lantai dua sekitar pukul 20.20 WIB. Tampak seorang perempuan, dan dua laki-laki paruh baya menangis dan menyeka air mata yang mengalir di pipinya. Mereka seolah tak rela melepas orang yang dicintai haru tinggal di balik jeruji besi sendirian.
Selain menangis, beberapa pendukung Nur Alam juga ikut merangsek ke kerumunan wartawan yang akan mewawancari politikus PAN tersebut perihal penahanannya oleh KPK. Mereka bahkan sempat beradu mulut dengan sejumlah awak media. Namun, kejadian itu berhasil diredam oleh petugas KPK. Akhirnya, usai Nur Alam dimasukkan ke mobil tahanan, situasi panas pun berhasil dikendalikan.
Dalam kasus ini, sebelumnya Gubernur Sultra Nur Alam ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan korupsi persetujuan izin usaha pertambangan (IUP) di Sultra pada tahun 2009-2014. Gubernur Sultra dua periode tersebut diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi sehingga menyebabkan kerugian negara.
Dia diduga telah mengeluarkan SK persetujuan pencadangan wilayah pertambangan, persetujuan IUP eksplorasi, dan SK persetujuan peningkatan izin usaha pertambangan eksplorasi menjadi IUP operasi produksi kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB) yang berada di Kabupten Buton dan Bombana. (wnd/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
