
Menkumham Yasonna Laoly memberikan keterangan ke KPK terkait dugaan menerima uang USD 84 ribu di proyek e-KTP.
JawaPos.com - Dalam kasus pengadaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly sempat dituduh ikut menerima uang korupsi sebesar USD 84 ribu (sekitar Rp 1,1 miliar dengan kurs saat ini). Itu terjadi, saat dia masih menjadi anggota Komisi II DPR.
Saat dikonformasi KPK, Yasonna dengan tegas membantah hal tersebut. Dia mengaku tidak pernah menerima dari dugaan korupsi bancakan tersebut. ’’Tidaklah (saya terima uang)," ujar Yasonna setelah menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta, Senin (3/7).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut menambakan, dirinya sudah memberikan semua keterangan yang dia ingat pada saat menjadi anggota Komisi II DPR kepada penyidik KPK. Termasuk, penegasan tidak menerima aliran dari korupsi e-KTP.
"Pokoknya saya sudah berikan (semua keterangan) ke penyidik, dan sudah menjelaskan sepanjang pertayaan yang diberikan," katanya.
Sekadar informasi, dalam kasus ini KPK telah menjerat mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Sugiharto. Keduanya tahap pembuktian melalui sidang Pengadilan Tipikor Jakarta.
Dalam surat dakwaan kepada Irman dan Sugiharto, jaksa KPK menyebut nama Yasonna. Dia disebut menerima uang USD 84 ribu dari total proyek Rp 6 triliun itu. (cr2/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
