
Setumpuk amplop warna putih atas nama CV Graha Bima Konsruksi,dimana salah satunya ditujukan untuk Kajati Bengkulu, ditemukan penyidik KPK di mobil milik Amin Anwari saat ditangkap KPK Jumat (9/6) dini hari
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kasi III Jaksa Intel di Kejati Bengkulu atas nama Parlin Purba. Selain itu, tim Satgas Penindakan KPK juga menangkap dua pihak penyuapnya atas nama Amin Anwari, pejabat pembuat komitmen (PPK) Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII dan Murni Suhardi, Direktur PT. Mukomuko Putra Selatan Manjuto (MPSM), Jumat (9/6) dini hari.
Dalam penangkapan tersebut, tim Satgas Penindakan yang terdiri dari tim penyelidik dan penyidik KPK tersebut, dikabarkan hanya menyita barang bukti uang suap Rp 10 juta dari tangan Parlin. Hal ini sontak menjadi cibiran bagi lembaga anti rasuah tersebut, karena dinilai menangkap koruptor kelas teri.
Namun, berdasarkan informasi yang dapatkan JawaPos.com, selain barang bukti uang suap Rp 10 juta yang ditempatkan dalam amplop warna cokelat, ternyata ada ditemukan setumpuk amplop putih yang berasal dari CV. Graha Bima Konstruksi, perusahaan yang berafiliasi dengan dua penyuap tersebut. Uang itu berada di dalam jok tengah mobil Mitsubishi Pajero warna hitam, yang dikendarai Amin Anwari sesaat sebelum ditangkap petugas KPK.
Hingga saat ini, belum jelas apakah isi amplop tersebut berisi uang atau hanya surat biasa. Namun dilihat dari tampilannya yang rapi dan bertepatan dengan perpisahan sang Kajati, amlop putih tersebut patut diduga berisi uang ‘’perpisahan’’. Hal ini merujuk pada salah satu amplop, yang sengaja ditulis untuk Kajati Bengkulu Sendjun Manulang, yang Jumat (9/6 ) malam memang tengah mangadakan pesta perpisahan menghadapi masa purna tugas.
Menanggapi adanya amplop dari Amin yang ditujukan untuk Sendjun Manulang, pimpinan KPK Alexander Marwata mengatakan, pihaknya tidak bisa serta merta langsung menangkap Kajati Bengkulu Sendjun Manulang pada Jumat (9/6) dini hari bersama Parlin Purba. Sebab menurutnya, belum ada bukti jika uang tersebut akan diberikan dan diketahui oleh mantan Kajari Cibinong, Bogor, Jabar tersebut.
’’ Yang pasti semua informasi dan barang bukti yang ditemukan akan didalami penyidik. Ada amplop berisi uang yang ada namanya tapi belum diserahkan kan masih harus didalami lagi keterkaitannya, ‘’ kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata ketika dikonfirmasi JawaPos.com.
Nantinya, jika sudah ditemukan alat bukti yang cukup keterkaitan Sendjun Manulang dalam perkara OTT Jaksa Parlin, KPK pun berjanji akan menyeret mantan Wakajati Kalteng ini ke pengadilan.’’ Jangan-jangan orang yang namanya tertulis di amplop gak tahu kalau namanya dipakai. Makanya semua harus jelas. Kalau main tangkap saja, nanti KPK bisa digugat di praperadilan, ‘’ jelasnya.
Dilain pihak, atas penemuan amplop putih di mobil tersangka penyuap Parlin Purba, Sendjun Manulang mengaku tak mengetahui asal muasal amlop yang ditujukan untuk namanya.’’Saya tanya, amplop itu di mana? Tidak dengan saya kan? Saya tidak tahu ya,” ucapnya kesal kepada Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group).
Seperti diketahui, Jumat (9/6) dini hari sekitar pukul 01.00 Wib, Tim Satgas KPK menciduk Kasi III jaksa intel Kejati Bengkulu atas nama Parlin Purba. Parlin terjaring operasi tangkap tangan (OTT), di The View Resto Pantai Panjang, Kota Bengkulu, dalam acara perpisahan Sendjun Manulang sebagai Kajati Bangkulu, usai menerima duit suap sebesar Rp 10 juta dari Amin Anwari.
Uang tersebut merupakan uang pelunasan dari uang komitmen fee yang sebelumnya diberikan sebesar Rp 150 juta. Duit diberikan untuk menghentikan proses pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) berbagai proyek yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII tahun 2015-2016 senilai Rp 90 miliar.(wnd/jpg)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
