
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan
JawaPos.com – Polda Metro Jaya menunggu kedatangan Imam Besar FPI Habib M. Rizieq Shihab. Namun, hingga kemarin (31/5), tersangka kasus dugaan penyebaran konten pornografi tersebut tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Itu bisa dimaklumi. Sebab, Rizieq masih berada di Arab Saudi.
Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengeluarkan selebaran DPO (daftar pencarian orang). Ribuan lembaran disebar untuk menginformasikan bahwa Rizieq menjadi buron.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Kombespol Argo Yuwono menyatakan, lembaran DPO disebarkan ke seluruh jaringan Polri. Termasuk ke polres hingga polsek. ”Hari ini (Rabu, 31/5, Red) kami juga sedang koordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri. Besok (Kamis, 1/6) hasilnya,” ujar Argo di mapolda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin (31/5).
Argo juga mengklarifikasi informasi simpang siur penggeledahan kediaman Rizieq. Diamenegaskan, penyidik belum menggeledah rumah Rizieq karena telah diketahui bahwa yang bersangkutan tidak berada di Jakarta. ”Setelah mengeluarkan surat perintah penangkapan, kan mengeluarkan DPO. Kami sudah tahu dia ini di luar negeri sejak 26 April toh.”
Lalu, terkait visa yang dikantongi Rizieq, dia mengatakan, pihaknya telah menyarankan imigrasi untuk mencabut visa sang imam besar. Selama bepergian, Rizieq diketahui menggunakan visa umrah.
Sementara itu, berdasar pantauan Jawa Pos pada Rabu dini hari, rumah Rizieq dijaga simpatisan dan anggota FPI. Penjagaan dilakukan sejak pukul 23.00 hingga 02.00. Salah seorang narasumber yang tidak bersedia menyebutkan namanya menyatakan, seluruh anggota dan simpatisan FPI siap untuk menjaga rumah Rizieq. ”Kami akan jaga lokasi ini,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Argo menyatakan, kondisi sosial tidak, perlu memanas. Masyarakat diminta jangan saling bertikai hanya karena kasus Rizieq. ”Kami independen. Tidak tertekan oleh siapa pun dalam menjadikan Rizieq sebagai tersangka,” terangnya.
Saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan menyatakan, polisi menyiapkan upaya menjemput paksa Rizieq. Penyidik akan berkoordinasi dengan pihak intel Mabes Polri. ”Sepertinya mengarah ke sana (penjemputan paksa, Red),” ungkap mantan Kadivpropam Mabes Polri itu.
Dimintai konfirmasi secara terpisah, Kapitra Ampera, salah seorang kuasa hukum Rizieq, menuturkan bahwa fenomena yang menjerat kliennya adalah upaya serangan balik dari ke- lompok pembenci kliennya itu. Yakni, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
”Setelah Ahok divonis dua tahun penjara dan ditahan, banyak pendukung dari Ahoker yang tidak rela dan seakan me- nuntut balas mata dengan mata. Ahoker meminta supaya Habib ini dipenjarakan. Kentara banget ini,” tegasnya. (sam/c10/agm)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
