
Aparat kepolisian mensterilkan lokasi ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur.
JawaPos.com - Empat polisi yang menjadi korban luka akibat bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam (24/5) masih dirawat di RS Polri Kramat Jati. Keempatnya merupakan anggota Sabhara Polda Metro Jaya.
Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan RS Polri Kombes Yoyok Widarto mengatakan, kebanyakan empat korban mengalami luka di wajah, perut dan tangan. "RS Polri ada empat yang dirawat, semuanya anggota Polri," kata Yoyok, Kamis (25/5).
Keempatnya adalah Bripda Ferry, Bripda Yogi, Bripda Agung dan Bripda Jihan. "Saat ini keempat korban dirawat oleh tim dokter spesialis, ada spesialis umum, bedah ortopedi dan bedah plastik," sambung dia.
Dia memastikan bahwa pasca serangan itu, kini kondisi empat korban itu mulai membaik. Semuanya dirawat di Ruang VIP Dr Harjasamsurya.
Sementara saat disinggung jenazah, di RS Polri kata dia telah menerima lima jenazah. "Tiga anggoga Polri sudah dibawa ke rumah duka dan dua jenazah (pelaku) masih di forensik RS Polri," tukas dia. (elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
