
Ilustrasi
JawaPos.com - Tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di Terminal Kampung Melayu, terdapat sebuah gereja, yakni Gereja Protestan, di Indonesia bagian Barat (BPIB) Koinonia.
Gereja itu hanya sekitar 20 meter dari Polres Jakarta Timur. Lalu apakah bom tersebut sebenarnya ingin menyasar ke gereja tersebut atau ke kantor polisi Polres Jakarta Timur?.
Pihak keamanan Gereja Kononia, Bagus mengatakan, peristiwa bom tersebut terjadi setelah jemaah melakukan doa di gereja pada Kamis (25/5), dalam rangka Kenaikan Isa Almasih.
"Jemaat langsung telpon saya suruh jaga gereja karena takut ada bom," ujar Bagus di lokasi, kawasan Jatinegara, Jakarta, Rabu (24/5).
Bagus mengaku tidak ada aktivitas mencurigakan dari orang-orang, sebelum kejadikan ledakan bom Kampung Melayu terjadio. "Enggak ada yang mencurigakan, " jelasnya.
Pantauan JawaPos.com, pihak kepolisian juga tidak ada yang menjaga gereja tersebut, bahkan para warga kelihatan seperti tidak ada kejadian bom. Padahal lokasinya berdekatan.
"Belum ada pengamanan dari polisi di sini, ini cuma ada warga aja bantuin pengamanan," katanya.
Sementara, Muslim salah satu warga mengaku bersama dengan teman-temannya siap mengamankan gereja itu, sembari menonton tv di warung kopi yang lokasinya tidak jauh dari gereja.
"Pengamanan dari polisi enggak ada. Kita juga siap jaga ini gereja," ucapnya.
Saat ini tidak ada kemacetan di kawasan itu, pedagang juga masih ada di sekitar lokasi dekat dengan gereja itu. Warga hanya mengamati kejadian itu dari televisi.(cr2/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
