
Novel Baswedan
JawaPos.com - Sudah hampir satu bulan teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Kondisi kesehatan mata Novel kian menunjukkan perkembangan yang lebih baik sejak dirawat intensif di rumah sakit di Singapura.
"Setelah melewati perawatan intensif selama lebih dari 20 hari di Singapura, terdapat beberapa perkembangan perawatan Novel. Hari ini Novel terus mendapat perawatan oleh sejumlah dokter," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (3/5).
Febri mengatakan, kemarin (2/5), dalam pemeriksaan mata dilakukan enam tindakan, mulai dari membaca huruf dan angka. Tindakan pertama yaitu analisa langsung terhadap kedua bola mata menggunakan alat periksa mata manual.
Tindakan kedua, dokter memberikan cairan kimia terhadap kedua bola mata, untuk mengetahui kondisi mata dengan indikator warna. Kemudian dokter memberikan Eye Drop.
"Keempat pengecekan tekanan pada mata. Lalu pemasangan lensa pada mata kanan," papar Febri.
Menurut Febri, mata sebelah kiri Novel mulai nampak kornea hitam hidup tapi lambat. Sebab, pada mata kiri supply darah dan oksigen baru mulai ada.
Sementara penumpukan kalsium pada selaput mata sebelah kiri ini mulai berkurang akibat penggunaan obat. "Beberapa jenis obat mulai dikurangi. Namun diseimbangkan dengan tambahan obat tetes mata yang lain," ujarnya.
Dia menambahkan, diperlukan kesabaran dan waktu untuk pemulihan terutama untuk mata kiri Novel. Serta, harus diperhatikan keseimbangan pemberian obat untuk pemulihan dengan efek samping yang ditimbulkan dari obat itu sendiri.
"Sedangkan mata kanan supply darah dan oksigen progresnya semakin membaik. Dalam waktu dya minggu diharapkan ada pertumbuhan kornea yang signifikan," kata dia.
"Pihak keluarga dan tentu saja KPK berharap pelaku penyerangan dan aktor intelektual penyerangan ini dapat segera diungkap," imbuhnya. (Put/jpg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
