
Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai jenguk penyidik senior KPK Novel Baswedan
JawaPos.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, menderita luka cukup parah di bagian wajah karena siraman air keras yang dilakukan oleh orang tidak dikenal. Bahkan matanya pun tidak bisa melihat jelas.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus yang terdiri dari Polres Jakarta Utara, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. Itu dilakukan untuk mencari pelaku dan mengungkap motif tersebut.
"Kami sudah bentuk tim khusus gabungan, kami berusaha maksimal untuk ungkap," ujar Tito usai menjenguk Novel di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4).
Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Novel Baswedan. Menurut Tito, Novel mengalami luka cukup parah di bola matanya.
"Saya sampaikan prihatin degan masalah ini," katanya.
Selain itu, Ketua KPK Agus Rahardjo yang meminta ada pengamanan lebih terhadap para penyidik lembaga antirasywah, terutama yang sedang menangani kasus besar. Tito mengaku akan berkomunikasi lebih dulu dengan para pimpinan KPK.
"Semua saya serahkan kepada KPK, kalau meminta pengawalan kita akan lakukan," pungkasnya. (cr2/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
