
Ketua MK Arief Hidayat
JawaPos.com - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali dirundung duka. Ini lantaran hakimnya keciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantan Korupsi (KPK), yakni, Patrialis Akbar.
Saat dikonfirmasi, Ketua MK Arief Hidayat mengaku belum mengetahui apakah dirinya akan mundur dari jabatan pimpinan di lembaga penguji Undang-Undang (UU) atau tidak. "Belum ada. Saya mengundurkan diri juga harus lapor kepada yang memilih saya (Presiden Jokowi)," ujar Arief di Gedung MK Jakarta, Kamis (26/1).
Selain itu, Arief juga mengaku belum melaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait salah satu hakim MK terkena OTT. "Belum (melaporkan ke Presiden)," katanya.
Sekadar informasi, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan Hakim MK Patrialis Akbar terkena OTT oleh lembaga antirasuah.
Informasi dihimpun, Hakim MK Patrialis Akbar ditangkap penyidik KPK setelah menerima suap terkait dengan pembahasan judicial review atau uji materi Undang-undang. Namun belum diketahui dengan pasti UU yang mana. Dan dari tangkap tangan tersebut, KPK berhasil menangkap sepuluh orang dengan barang bukti uang tunai. (cr2/JPG)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
