
Ilustrasi
JawaPos.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan belakangan menjadi sorotan. Pasalnya dia diminta dicopot oleh Front Pembela Islam (FPI) yang menilai Anton sebagai polisi preman. Ditambah lagi, Anton menjadi Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), ormas yang menyerang FPI ketika mengawal Habib Rizieq Shihab saat menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat.
Menurut Pemerhati Kepolisian, Bambang Widodo Umar, bekas Kadiv Humas Mabes Polri itu semestinya tak usah menjadi dewan pembina GMBI. "Pejabat Polri aktif tidak boleh ikut kegiatan di luar kesatuan, khususnya di dalam ormas. Ini sesuai dengan Pasal 28 ayat (3) Undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Polri telah mengatur itu," kata dia kepada JawaPos.com, Senin (16/1).
Apalagi, kata dia, Anton diduga melakukan pembiaran terhadap aksi penyerangan GMBI terhadap FPI. "Kasus di Bandung itu jangan sampai dibiarkan jk kita ingin Polri menjadi lebih baik. Tindakan polisi demikian itu cenderung seperti preman dan tidak pantas dilakukan di negara hukum," pungkasnya.
Sementara diketahui, buntut dari aksi penyerangan FPI di Bandung, hari ini Mabes Polri didemo. Ribuan massa FPI telah berkumpul di Masjid Al-Azhar dan bergerak ke Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (elf/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
