
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Pengadilan Tipikor Jakarta.
JawaPos.Com - Mulyanah Acim, saksi yang dihadirkan sebagai saksi pada persidangan atas mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/10) mengaku sering dimintai bantuan oleh pihak-pihak yang ingin naik haji agar dipermudah. Maklum, Mulyanah merupakan ajudan Wardatul Asriah, istri Suryadharma.
Orang-orang yang meminta bantuan itu berasal dari banyak kalangan. Ada guru mengaji, pegawai negeri sipil, hingga kerabatnya.
Selain itu ada pula pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kala itu dipimpin SDA. Antara lain pengurus PPP Karawang dan Bekasi.
Jaksa KPK Kristanti Yuni Purnawanti pada persidangan itu menyebutkan beberapa nama kader PPP yang menjadi petugas panitia penyelenggaraan ibadah haji (PPIH) atas usulan Mulyanah.
"Mahmud Rahmatullah, Leni Puspayati Oyim, Fakhrur Rozi, Yusuf Ismail, Fatimah Azzahra. Saudari kenal?" tanya Kristanti
Menangapi pertanyaan jaksa, Mulyanah mengaku tidak mengingat semua nama-nama yang disebutkan. "Enggak semuanya pengurus. Yang pengurus partai saya kenal Yusuf Ismail, Fatimah Azzahra," jawabnya.
Selanjutnya, Mulyanah mengaku mengajukan nama-nama itu ke Ermalena yang juga staf khusus SDA di Kemenag. "Saya cuma bilang, ‘Bu, ini minta tolong buat jadi petugas (PPIH, red)’. Proses selanjutnya saya tidak tahu," katanya.
Sebelumnya, mantan Sekretaris Menteri Agama, Syaifuddin saat bersaksi atas SDA pada sidang 5 Oktober lalu mengaaku diperintah oleh bekas ketua umum PPP itu untuk berkonsultasi dengan Ermalena dan Mulyanah soal PPIH. Dia menyebut Ermalena dan Mulyanah berperan aktif dalam mengusulkan orang-orang yang ditunjuk sebagai PPIH pada 2012.
Beberapa orang yang ditunjuk sebagai PPIH adalah kader PPP. "Tanpa disebutkan Bu Ermalena dan Mbak Mulyanah Acim kita tidak tahu nama-nama yang diusulkan jadi petugas PPIH," beber Syaifuddin kala itu. (put/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
