
Robby Abbas (kiri) bersama penasihat hukumnya, Peter Ell di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/8).
JawaPos.Com - Persidangan kasus prostitusi kelas tinggi dengan terdakwa Robby Abbas di Pengadilan Negeri Jakarta kembali digelar Rabu (26/8) petang. Persidangan dibuka setelah molor empat jam dari jadwal semula.
Pada persidangan yang berlangsung tertutup itu, jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menghadirkan saksi dari Polres Jakarta Selatan yang ikut menggerebek Robby beberapa waktu lalu di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Saksi yang juga penyidik itu bernama Yance.
Menurut anggota tim penasihat hukum Robby, Dahlan Pido, kliennya memang menjadi perantara jasa layanan prostitusi yang dilakukan aktris berinisial AA. Dahlan menuturkan, kliennya menawarkan AA ke pengguna jasa esek-esek dengan tarif Rp 80 juta.
Sampai suatu saat polisi menangkap basah Robby dan AA. “Saat itu baru dibayar setengahnya," ujar Dahlan.
Dari penangkapan itu polisi mengamankan tas serta telepon genggam milik Robby sebagai barang bukti. Ada juga bra dan celana dalam berwarna hitam milik AA yang turut diamankan sebagai barang bukti saat penggerebekan beberapa waktu lalu.
Sidang tertutup yang dipimpin hakim Muchtar Efendi hanya menghadirkan satu saksi. Sebab, sidah sudah terlalu larut.
"Karena sudah terlalu malam jadi hanya satu. Mungkin sisanya dihadirkan pada sidang berikutnya pada hari Rabu (2/9) depan jam 11 siang," sambung Dahlan.
Untuk diketahui, Robby didakwa melanggar pasal 296 KUHP junto pasal 506 KUHP tentang perbuatan asusila. Nama Robby menghiasi berbagai pemberitaan setelah Polres Jaksel membekuknya beberapa waktu lalu dengan tuduhan menjadi mucikari bagi sejumlah aktris dan model.(elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
