
Alum menangis ketika harus berpisah dengan ayahnya, Jorge Langone dan seorang wanita bernama Candela Soledad Gutierrez.
JawaPos.com - Drama mengharukan terjadi ketika Alum Avaloz ingin dibawa pihak National Central Biro (NCB) Interpol Indonesia Brigjen Pol Napoleon Bonaparte dan Dubes Argentina Martin Costanzo ke Jakarta kemarin, Rabu (7/2). Alum bakal diserahkan ke ibunya, Elizabeth Avalos.
Alum menangis ketika harus berpisah dengan ayahnya, Jorge Langone dan seorang wanita bernama Candela Soledad Gutierrez.
"Sangat sedih. Mereka bahkan butuh waktu lebih dari tiga jam untuk pisah. Dan si anaknya nangis, bapaknya juga nangis, kita semua sedih," ungkap Napoleon usai menggelar konferensi pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (8/2).
Usai dibujuk Polda Sulsel dan pihaknya, akhirnya Alum mau dibawa ke Jakarta bertemu dengan ibunya. "Kapolda Sulsel berperan aktif untuk bisa membujuk dan akhirnya membuat si anak juga riang lagi sebelum berpisah," kata Napoleon.
Memang, hubungan Alum dan ayahnya terlihat dekat. Itu terungkap dari hasil wawancara pihaknya dengam Jorge.
"Selama perjalanan, anak ini sangat dekat dan lengket dengan bapaknya. Sampai dengan ditemukan kemarin," pungkas Napoleon.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
