Ilustrasi Jenazah. (ANTARA/Ardika/am)
JawaPos.com-Temuan potongan jenazah korban mutilasi di Muara Sungai Wos Teben, Gianyar, Bali pada Jumat (27/2) dikaitkan dengan Warga Negara Asing (WNA) Ukraina bernama Igor Komarov. Dia merupakan korban penculikan yang terjadi pada Minggu (15/2). Meski demikian, Polda Bali menegaskan masih butuh langkah-langkah scientific untuk memastikan identitas jenazah tersebut.
Berdasar pemberitaan Radar Buleleng (Jawa Pos Group), petugas kepolisian telah mengidentifikasi tato bergambar Bunda Maria pada salah satu potongan jenazah tersebut, persisnya pada bagian lengan. Ciri fisik itu disebut 80 persen mirip dengan tato milik Igor. Pasca temuan potongan jenazah itu, polisi langsung bergerak melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy pun sudah membenarkan ada temuan potongan jenazah yang diduga korban mutilasi. Potongan tubuh itu ditemukan tersebar di bibir pantai sampai muara sungai. Beberapa bagian tubuh korban yang ditemukan oleh petugas sudah dievakuasi untuk diperiksa lebih lanjut oleh tim dokter.
”Pasca penemuan, tim langsung mengevakuasi beberapa potongan tubuh yang kami duga dimutilasi,” ungkap Ariasandy.
Beberapa bagian tubuh yang ditemukan terdiri atas kepala, kaki kanan, lengan, paha, potongan dada hingga organ dalam. Pada potongan lengan ditemukan tato bergambar Bunda Maria yang kini menjadi fokus pemeriksaan polisi. Dia memastikan seluruh temuan itu sudah dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah untuk proses otopsi dan identifikasi.
Polda Bali mengerahkan Tim DVI, Dokkes, dan Laboratorium Forensik untuk memeriksa potongan tubuh itu dan mengambil sampel DNA. Langkah itu dilakukan lantaran kondisi jenazah itu sudah mulai mengalami pembusukan.
Sehingga pengambilan sampel DNA dilakukan segera agar bisa dijadikan sebagai data untuk mencari identitas korban. Termasuk pencocokan data dengan DNA keluarga Igor.
”Kami tidak bisa berspekulasi. Semua harus berdasarkan scientific investigation, mulai visum hingga pemeriksaan laboratorium,” tegasnya.
Kasus hilangnya Igor bermula dari laporan dugaan penyerangan dan penculikan pada Minggu (15/2) sekitar pukul 22.20 WITA di Jalan Pura Batu Meguwung, Jimbaran. Saat itu, Igor diketahui sedang berlatih menggunakan sepeda motor bersama dua orang rekannya. Informasi itu diperoleh Polda Bali dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV).
Dalam rekaman CCTV itu tampak satu unit mobil, dan dua sepeda motor yang bergerak dari wilayah Tabanan hingga Badung, termasuk di sekitar lokasi korban menginap.
Dari rekaman CCTV itu pula diketahui salah satu kendaraan berhenti di sebuah villa yang terletak di wilayah Tabanan. Diduga kuat di villa tersebut terjadi penyiksaan terhadap korban. (*)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
