
Suasana timbunan longsor Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1/2026). (Radar Bandung/ JPG)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan telah menyerahkan 38 kantong jenazah sejak operasi SAR longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) berlangsung sejak Sabtu pekan lalu (24/1). Operasi SAR masih terus dilakukan untuk menemukan lebih kurang 80 korban hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan bahwa sebanyak 13 bodypack atau kantong jenazah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Senin (26/1).
Belasan kantong jenazah itu sudah diserahkan kepada Tim DVI setelah operasi SAR selesai dilaksanakan. Sebanyak 25 kantong jenazah lainnya diserahkan oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu (25/1) dan Sabtu. Selanjutnya Tim DVI melakukan identifikasi untuk memastikan identitas para korban.
”Kantong jenazah yang diserahkan kepada Tim DVI dapat berupa potongan anggota tubuh, sehingga perlu dilakukan pendalaman identifikasi. Tim DVI saat ini masih terus melakukan pendalaman melalui metode pemeriksaan post mortem dan ante mortem,” terang Abdul Muhari dalam keterangan resmi pada Selasa (27/1).
Tim DVI memastikan, seluruh tahapan identifikasi para korban dilakukan secara menyeluruh dengan prinsip kehati-hatian dan berbasis standar ilmiah. Tujuannya untuk memastikan akurasi data yang dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak keluarga.
”Hingga kini, proses identifikasi terhadap kantong jenazah yang sudah diserahkan ke tim DVI terus berjalan. Proses pencarian kembali dilanjutkan pagi ini dengan menyisir sektor A dan sektor B,” jelasnya.
Sesuai dengan rencana operasi SAR kemarin fokus pada sektor A1 dan A2. Itu sudah sesuai dengan hasil pemetaan yang dilakukan menggunakan drone serta dicocokan dengan informasi dari kepala Desa Pasirlangu. Bahwa di sektor tersebut terdapat pemukiman warga.
Dalam keterangan terpisah, Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menjelaskan bahwa pencarian korban hilang dilakukan dengan metode pencarian menggunakan alat berat, pencarian manual, serta penggunaan drone UAV. Selain cuaca yang menjadi tantangan, medan di lokasi juga dinilai sulit.
”Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pencarian (kemarin) dihentikan sementara dan akan dilanjutkan hari ini,” imbuhnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
