
TNI AL melepas jenazah salah seorang prajurit Korps Marinir yang menjadi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. (TNI AL)
JawaPos.com - Sampai hari ke-12 operasi SAR di lokasi terdampak longsor Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), sudah 15 dari 23 jenazah prajurit Korps Marinir TNI AL ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Sementara delapan prajurit lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa upaya pencarian para korban terdampak bencana tersebut terus dilakukan. Tim SAR Gabungan berusaha maksimal menemukan korban yang sudah belasan hari tertimbun material longsor.
”Hingga tanggal 5 Februari 2026 hari ke 12, Korps Marinir TNI Angkatan Laut secara bertahap telah melaksanakan pelepasan terhadap 15 jenazah prajurit. Sementara itu, sebanyak 8 prajurit lainnya masih dalam proses pencarian. Tim SAR gabungan TNI–Polri hingga saat ini terus mengerahkan upaya secara maksimal,” kata dia.
Tunggul memastikan, TNI AL dan Korps Marinir berkomitmen memberikan penghormatan terbaik kepada setiap prajurit yang gugur dalam tugas. Pihaknya akan terus mendukung penuh upaya pencarian korban yang masih hilang sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian institusi terhadap seluruh prajurit.
Hari ini, lanjut Tunggul, Kepala Staf Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suherlan melaksanakan pelepasan jenazah Kopka Marinir (Anumerta) Choni Curniawan di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Jakarta, Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel).
Jenazah prajurit Korps Marinir dengan NRP 108799 itu dilepas secara militer melalui
upacara persemayaman yang berlangsung khidmat. TNI AL dan Korps Marinir melakukan agenda tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit terbaik yang telah gugur dalam pelaksanaan tugas.
”Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan jenazah di Lanudal Jakarta menggunakan pesawat TNI AU, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat jenazah, upacara persemayaman, serta prosesi pelepasan secara militer sebelum jenazah diberangkatkan kembali menuju daerah tujuan menggunakan pesawat TNI AL,” jelasnya.
Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi korban longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026. Saat itu, puluhan prajurit tersebut tengah melaksanakan latihan pratugas sebelum diberangkatkan ke Papua. Mereka disiapkan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
