
Sejumlah delegasi Negara Iran, sat tiba di kantor KPK Jakarta, Rabu (7/3)
JawaPos.com - Delegasi Negara Iran hari ini mengunjungi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Delegasi tersebut terdiri dari Duta Besar Iran untuk Indonesia dan beberapa pejabat parlemen Iran. Hadir dalam delegasi tersebut antara lain, Duta Besar Iran untuk Indonesia Mr Valiollah Mohammadi, Chairman of Parliamentarian Friendship Group Mr Mahmoud Sadeghi dan 2 Member of Parliamentarian Friendship Group Mr S. Naser Musavi Largani dan Mr Mehdi Sheikh. Delegasi diterima oleh pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan dan Saut Situmorang beserta jajaran.
Terkait adanya kunjungan dari perwakilan negara Iran tersebut, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam pertemuan yang digelar secara tertutup, dibahas perihal penguatan kerja sama ke depan dalam pemberantasan korupsi. Khususnya terkait tindak lanjut kerja sama KPK dengan The General Inspection Organization (GIO) Iran, pertukaran lessons learned dan best practises program-program pemberantasan korupsi di kedua negara, pengelolaan sumber daya alam minyak dan gas, pertanggungjawaban pidana korporasi serta kemungkinan kerja sama dalam hal pendidikan dan pelatihan dengan dibentuknya Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK.
"Dalam setiap upaya pemberantasan korupsi yang bersifat lintas negara, tentu kerjasama internasional sangat penting dilakukan," ucapnya di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (7/3).
Febri menjelaskan, selama ini KPK telah melakukan sejumlah kerjasama dengan Iran. Di antaranya seperti MoU KPK dengan GIO (General Inspection Organization) Iran tahun 2007.
Selain itu, juga ada kerjasama Indonesia-Iran dalam forum UNCAC. Dan KPK juga melibatkan GIO Iran dalam Konferensi Lembaga Pengawas Internal di tahun 2009.
Ke depannya Febri berharap kerjasama dengan Iran dapat diperkuat kembali, untuk memperkuat pemberantasan korupsi antara dua negara. "Ke depan tentu dapat dilakukan penguatan kerjasama. Seperti pertukaran informasi dan sharing pembelajaran keberhasilan (lesson learned and best practice) program pemberantasan korupsi Indonesia dan Iran," lanjutnya.
"Serta pelatihan yang nanti akan dilakukan KPK lebih fokus melalui ACLC (Anticoruption learning center)," imbuhnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
