
Prosesi pemakaman pengemudi ojek online Affan Kurniawan ke TPU Karet Bivak di Jakarta, Jumat (29/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Kendaraan motor dan handphone Affan Kurniawan, 21, yang digunakannya untuk bekerja tiap hari dikabarkan hilang usai kejadian naas yang merenggut nyawanya pada Kamis (28/8) malam kemarin. Diketahui Affan tewas usai dilindas mobil Brimob di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat.
"Motornya sampai sekarang belum ketahuan dia naruhnya di mana," kata Paman Affan, Tolib, 47, kepada wartawan di TPU Karet Bivak, Jumat (29/8).
Saat kejadian dilindas mobil Brimob itu, ia mengatakan bahwa keponakannya terjebak di tengah aksi demonstrasi yang berujung ricuh tersebut.
"Katanya lagi habis ngantar makanan ya. Ngantar ini, pesenan makanan. Cuma jalanan itu kan ditutup, dia jalan kaki akhirnya," tutur Tolib.
Baca Juga: Mau Awet Muda Tanpa Skincare Mahal? Ini 5 Manfaat Tidur Telentang untuk Kulit dan Kecantikan
Adapun motor yang digunakan Affan saat kejadian itu adalah Honda Beat. Tak hanya motornya, Tolib menyebut bahwa handphone yang biasa digunakan Affan juga hingga kini belum ditemukan.
"Berikut HP-nya Juga belum ketemu," pungkasnya.
Sebelumnya, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat di Gedung DPR/MPR RI berakhir ricuh. Saat kericuhan, seorang pengemudi ojol tertabrak dan terlindas kendaraan taktis Brimob.
Dalam video yang beredar di media sosial, pengemudi ojol yang belakangan diketahui bernama Affan Kurniawan itu terlihat ditabrak hingga terlindas oleh rantis.
Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Anggota Brimob yang Lindas Ojol hingga Tewas Dihukum Seberat-beratnya
Video itu pun viral dan memicu kemarahan publik. Apalagi setelahnya beredar video lain yang menunjukkan sejumlah massa mengejar mobil rantis yang diduga habis menabrak ojol.
Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, saat ini pihaknya tengah memeriksa tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya terkait insiden rantis yang menabrak pengemudi ojol itu
Menurut dia, ketujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya itu berada di dalam mobil rantis yang menabrak pengemudi ojol pada saat terjadi demo berujung rusuh.
Tujuh anggota tersebut, kata dia, masing-masing berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
