
Menurut Dokter ahli syaraf Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Nadia Husein Hamedan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan merintangi penyidikan korupsi e-KTP, tidak ada luka apappun di kepala Setya Novanto usai insiden Tabrak Tiang Listrik
JawaPos.com - Dokter ahli syaraf Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Nadia Husein Hamedan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan merintangi penyidikan korupsi e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.
Saat menangani Novanto, menurut Nadia, mantan Ketua DPR itu mengingat kalau dirinya pingsan karena ingin mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ingat (kecelakaan) dia (Setya Novanto) bilang dia pingsan," kata Nadia di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (9/4).
Bahkan, ketika menangani Setya Novanto, Nadia sempat menanyakan tujuan mantan Ketua MPR itu hendak kemana. Kemudian saat itu, menurut Nadia, Novanto menjawab ingin pergi ke salah satu stasiun televisi swasta dan menuju gedung KPK.
"Dia (Setya Novanto) ngakunya dari Metro TV mau ke KPK, terus dia bilang pas kejadian pingsan sebentar, sakit kepala pusing," ungkap Nadia.
Kendati demikian, dokter ahli syaraf ini menyebut bahwa tidak ada sama sekali melihat luka di bagian kepala maupun badan mantan Ketua Umum Partai Golkar seusai terjadi kecelakan.
"Luka di kepala kiri, tapi enggak ada yang bengkak. Waktu meriksa stetoskop dibuka bajunya, tidak ada memar," jelasnya.
Dalam perkara ini, Bimanesh didakwa telah melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.
Bimanesh telah melakukan rekayasa kesehatan Novanto bersama dengan pengacara Fredrich Yunadi.
Bimanesh diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
