Koops TNI Habema Kogabwilhan III berhasil mengevakuasi para guru korban penyerangan kelompok OPM di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Koops TNI Habema).
JawaPos.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) menuding korban penyerangan di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo adalah TNI-Polri yang menyamar. Informasi tersebut dibantah oleh Bupati Yahukimo Didimus Yahuli. Dia siap mundur dan kehilangan jabatan bila tudingan tersebut terbukti.
Secara tegas Yahuli menyampaikan bahwa para guru dan tenaga kesehatan yang menjadi korban kekejaman KKB sudah hadir di Yahukimo sejak empat tahun lalu. Mereka direkrut melalui proses rekrutmen yang terbuka. Kemudian ditugaskan di Distrik Anggruk sebagai guru dan tenaga kesehatan.
”Kami selalu menyampaikan di berbagai forum bahwa persyaratan rekrutmen adalah wajib beragama Kristen, percaya pada Yesus sebagai Tuhan, telah dibaptis, dan bersedia menjadi guru misionaris. Proses verifikasi berlangsung selama 30 hari di Jayapura,” terang dia pada Senin (24/3).
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan latar belakang pendidikan S1 atau S2 bagi para peserta yang turut serta dalam rekrutmen. Mereka sudah dipastikan bukan prajurit TNI atau personel Polri. Karena itu, Yahuli membantah tudingan yang disampaikan oleh KKB.
”Itu 100 persen tidak benar. Proses rekrutmen kami terbuka dan diketahui publik. Setelah rekrutmen, para pendeta mendoakan dan mereka menandatangani perjanjian kerja sama. Jika ada yang mengatakan mereka anggota TNI-Polri dan memiliki bukti, silakan tunjukkan kepada saya. Kalau benar, saya siap mundur dari jabatan bupati,” imbuhnya.
Yahuli menyampaikan bahwa rekrutmen guru dan tenaga kesehatan dilakukan sebagai bagian dari regenerasi. Pemerintah Daerah Yahukimo juga ingin anak-anak bisa sekolah dan belajar banyak hal. Termasuk membaca, menulis, dan berhitung. Sehingga mereka bisa menjadi generasi penerus yang cerdas.
Serangan oleh KKB kepada guru dan tenaga kesehatan di Yahukimo terjadi pada Jumat pekan lalu (21/3). Akibatnya seorang guru meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka. Mereka sudah dievakuasi dari Yahukimo ke Jayapura pada Minggu (23/3. Koni TNI-Polri masih mengejar pelaku yang menyerang para guru dan tenaga kesehatan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022