Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 16.17 WIB

Soal Pihak yang Harus Bertanggung Jawab dalam Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi, Begini Kata Dosen Institut Transportasi dan Logistik Trisakti

Petugas evakuasi kendaraan roda empat di Gerbang Tol Ciawi, Kota Bogor, Jawa Barat. (Sofyansyah / Radar Bogor) - Image

Petugas evakuasi kendaraan roda empat di Gerbang Tol Ciawi, Kota Bogor, Jawa Barat. (Sofyansyah / Radar Bogor)

JawaPos.com - Peristiwa kecelakaan maut di gerbang tol Ciawi 2 baru-baru ini masih menyisakan duka dan tanda tanya banyak pihak. Publik masih cukup ramai membicarakan ihwal pihak yang paling bertanggungjawab dalam kecelakaan tragis itu.

Mantan Direktur Keselamatan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang saat ini menjadi Dosen di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Suripno dalam keterangannya mengatakan pihak yang harus bertanggung jawab dalam peristiwa kecelakaan di gerbang tol Ciawi 2 itu harus dilihat dari pihak yang bekerja sama dengan pengelola transportasinya atau pemilik transporter.

“Itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujarnya baru-baru ini.

Dia menuturkan, dalam UU No.22 Tahun 2009 sangat jelas diatur mengenai kewajiban perusahaan angkutan barang dan pengemudinya. Dijelaskan, perjanjian antara operator logistik dengan pemilik barang dalam transportasi adalah orang yang memerintahkan untuk mengangkut barang.

“Jadi, pihak yang membuat perjanjian kerja sama itulah yang harus bertanggungjawab terhadap angkutan barangnya jika terjadi pelanggaran ataupun kecelakaan seperti yang terjadi di gerbang tol Ciawi itu,” ungkapnya.

“Jadi, semua itu harus dilihat juga dalam perjanjian kerja sama dengan pemilik angkutan barangnya,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Komunikasi Danone Indonesia Arif Mujahidin menyampaikan keprihatinannya bagi para korban kecelakaan. Tapi, dia menjelaskan Danone Indonesia sebagai produsen barang yang diangkut truk dalam peristiwa kecelakaan di gerbang tol Ciawi itu tidak memiliki keterkaitan dengan perusahaan pengangkut galon air mineral tersebut.

Menurutnya, peristiwa itu melibatkan sejumlah kendaraan, termasuk milik perusahaan transporter atau jasa angkut. Ditegaskan, transporter itu merupakan rekanan dari salah satu perusahaan distributor rekanan Danone. ”Jadi, baik perusahaan pengangkut maupun perusahaan distributor kami merupakan perusahaan independen. Tidak ada kaitan kepemilikan dengan PT Tirta Investama sebagai produsen produk Aqua,” tegasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore