
Gedung Perpustakaan di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Radar Selatan/Fajar/Jawa Pos Group)
JawaPos.com - Kronologi kasus pencetakan uang palsu di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), terungkap.
Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, kasus itu diketahui usai ditemukannya uang palsu yang dipakai transaksi sebesar Rp 500 ribu di Kecamatan Pallangga, Gowa, pada awal Desember 2023.
"Uang Palsu itu pertama ditemukan di Palangga. Ya itu yang Rp 500 ribu, transaksi dengan menggunakan uang palsu," ungkap Reonald Simanjuntak dikutip Radar Selatan (Jawa Pos Group), Senin (16/12).
Dia menjelaskan, setelah barang bukti Rp 500 ribu itu ditemukan, pihaknya lalu melakukan pengembangan sumbernya. Hingga kemudian ditemukan titiknya, yakni di Gedung Perpustakaan kampus UINAM Makassar dan terus dilakukan pengembangan.
Hingga kini, kata Reonald, pihaknya masih terus mengembangkan kasus itu. Kini tahapnya masih dalam proses penyidikan. "Kami mulai ini dimulai di awal Desember 2024. Bahwa benar saat ini sudah ditingkatkan ke penyidikan. Kami mohon waktu, ini masih kami kembangkan lagi," jelas Reonald Simanjuntak.
Lebih lanjut dia mengatakan, dari lokasi itu polisi telah mengamankan barang bukti berupa mesin cetak yang digunakan untuk memproduksi uang palsu dan banyak lagi barang bukti lainnya yang ikut diamankan.
Pamen dua melati di pundak itu memastikan penyidikan yang dilakukan dalam kasus ini menggunakan teknologi atau scientific investigation.
"Salah satu barang buktinya ada mesin. Perkara ini terungkap atas tim super. Kami melakukan berdasarkan join Investigation. Penyidikan ini menggunakan teknologi atau scientific investigation," pungkas Reonald Simanjuntak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
