
Ketua Tim Star Polres Lhokseumawe, Aceh, Ahmad Anugrah Arif Pratama, Rabu (4/4).
JawaPos.com – Pemimpin tim buru sergap (buser) biasanya tampak garang dan menyeramkan. Namun tidak begitu halnya dengan ketua tim yang selalu bergerak di tengah gelap malam ini, Tim Situasi Tertib Aman untuk Rakyat (Tim Star).
Kaum hawa mungkin akan klepek-klepek jika melihat sosoknya. Adalah Ahmad Anugrah Arif Pratama, 24, yang memimpin Tim Star Polres Lhokseumawe, Aceh.
Lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Ahmad memiliki kulit yang bersih dan wajah yang bisa dibilang masuk radar tampan. Ahmad pun jadi terlihat lebih bersinar saat bertugas di bawah sinar bulan dibandingkan yang lain.
Tapi maaf ya ladies, Ahmad sudah menemukan pasangan hidup.
“Sebentar lagi saya menikah,” kata dia saat berbincang dengan JawaPos.com di Polres Lhokseumawe, Kamis (5/4).
Di samping menjadi Ketua Tim Star, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2016 itu juga menjabat sebagai Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Lhokseumawe. Namun, tugas-tugas yang lumayan berat itu tak menghalanginya untuk menikmati hobi.
Ya, Ahmad gemar nonton film dan membaca buku. Tingkahnya pun seperti anak muda lainnya yang gemar bergurau. Namun, ketika mengenakan atribut lengkap Tim Star dengan senjata laras panjang di tangan, Ahmad seketika berubah menjadi tampak garang dan tegas.
JawaPos.com yang berkesempatan ikut dalam patroli Tim Star sejak Selasa malam hingga, Rabu dini hari (4/4), melihat sendiri bagaimana Ahmad bertugas. Membawa motor trail khas polisi, dia memimpin tim untuk menyusuri lokasi rawan peredaran narkoba di Lhokseumawe.
Tim menerabas areal persawahan hingga di perkampungan dengan jalan-jalan sempit. Beberapa rumah di pinggir sawah dengan lampu yang temaram sempat digeledah. Sayangnya, tidak ditemukan barang bukti dan bekas-bekas bungkus ganja di lokasi sekitar.
Namun, pada dini hari, akhirnya mereka menemukan seseorang yang berupaya kabur dari sebuah warung.Tim pun mengejar dan menangkapnya.
“Sekitar pukul 01.00 WIB kami patroli di sekitar Ujong Blang. Saat kami patroli yang bersangkutan ini sempat lari lalu kami kejar,” kata Ahmad.
Dari hasil penggeledahan ditemukan dua linting ganja dari saku pira bernama M Isa, 55, yang berupaya kabur tersebut. Isa mengaku baru saja membelinya dari sebuah rumah yang tidak jauh dari lokasi.
Tim Star pun langsung bergerak dan menyisir lokasi. Lalu, dilakukan penggeledahan di sebuah rumah yang disebut-sebut menjual paketan ganja tersebut. Ditemukanlah satu buah tas berisi daun ganja seberat dua kilogram.
“Di salah satu kamar kami dapatkan satu buah tas ganja kering yang diedarkan. Kurang lebih dua kilogram,” sebut Ahmad.
Akan tetapi, pemiliknya kabur. Sempat dilakukan pengejaran, namun dia hilang begitu saja.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
