SUDAH TERBIASA: Sebagian santriwati Pesantren Asy-Syahadah Surabaya melafalkan hafalan Alquran ketika istirahat pada Selasa (8/10). (Kartika Sari/Jawa Pos)
JawaPos.com - Sebanyak 50 saksi diperiksa penyidik Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Puluhan saksi ini dipe
dalam penanganan kasus dugaan penganiayaan santriwati Pondok Pesantren Al-Aziziyah berinisial NI yang pada akhirnya meninggal usai menjalani perawatan di RSUD dr. Raden Soedjono, Kabupaten Lombok Timur.
Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Ariefaldi Warganegara di Mataram, Selasa, menyampaikan bahwa 50 saksi yang menjalani pemeriksaan tersebut berasal dari santriwati dan pengurus pondok pesantren serta tenaga medis yang pernah memberikan perawatan sebelum akhirnya NI meninggal.
"Dari 50 saksi yang kami periksa, ada juga permintaan keterangan ahli dan psikolog," kata Kombes Pol. Ariefaldi.
Perihal hasil autopsi jenazah NI di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, dia mengatakan penyidik belum menerima secara tertulis.
"Secara lisan sudah disampaikan. Apa hasilnya? Belum bisa kami sampaikan," ujarnya.
Dengan mendapatkan keterangan 50 saksi, ahli, psikolog, dan hasil autopsi jenazah NI, Ariefaldi menyatakan bahwa penyidikan kasus ini masih terus berjalan.
"Pada intinya, siapa pun itu (pelaku) nantinya jika terbukti, harus bertanggung jawab," ucap dia.
Santriwati NI meninggal pada usia 13 tahun usai menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Raden Soedjono, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (29/6).
Sebelum akhirnya meninggal di RSUD dr. Raden Soedjono, santriwati NI sempat singgah menjalani perawatan di Klinik dr. Candra Lombok Timur dan Puskesmas Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.
Perihal penyebab santriwati asal Ende, Nusa Tenggara Timur itu meninggal menjadi salah satu tujuan kepolisian menindaklanjuti laporan orang tua santriwati NI.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
