Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Juli 2024 | 21.30 WIB

Santriwati Meninggal Diduga karena Dianiaya, Polisi Periksa 50 Saksi untuk Ungkap Penyebab dan Tetapkan Tersangka Pelakunya

SUDAH TERBIASA: Sebagian santriwati Pesantren Asy-Syahadah Surabaya melafalkan hafalan Alquran ketika istirahat pada Selasa (8/10). (Kartika Sari/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Sebanyak 50 saksi diperiksa penyidik Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Puluhan saksi ini dipe

dalam penanganan kasus dugaan penganiayaan santriwati Pondok Pesantren Al-Aziziyah berinisial NI yang pada akhirnya meninggal usai menjalani perawatan di RSUD dr. Raden Soedjono, Kabupaten Lombok Timur.

Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Ariefaldi Warganegara di Mataram, Selasa, menyampaikan bahwa 50 saksi yang menjalani pemeriksaan tersebut berasal dari santriwati dan pengurus pondok pesantren serta tenaga medis yang pernah memberikan perawatan sebelum akhirnya NI meninggal.

"Dari 50 saksi yang kami periksa, ada juga permintaan keterangan ahli dan psikolog," kata Kombes Pol. Ariefaldi.

Perihal hasil autopsi jenazah NI di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, dia mengatakan penyidik belum menerima secara tertulis.

"Secara lisan sudah disampaikan. Apa hasilnya? Belum bisa kami sampaikan," ujarnya.

Dengan mendapatkan keterangan 50 saksi, ahli, psikolog, dan hasil autopsi jenazah NI, Ariefaldi menyatakan bahwa penyidikan kasus ini masih terus berjalan.

"Pada intinya, siapa pun itu (pelaku) nantinya jika terbukti, harus bertanggung jawab," ucap dia.

Santriwati NI meninggal pada usia 13 tahun usai menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Raden Soedjono, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (29/6).

Sebelum akhirnya meninggal di RSUD dr. Raden Soedjono, santriwati NI sempat singgah menjalani perawatan di Klinik dr. Candra Lombok Timur dan Puskesmas Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Perihal penyebab santriwati asal Ende, Nusa Tenggara Timur itu meninggal menjadi salah satu tujuan kepolisian menindaklanjuti laporan orang tua santriwati NI.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore