Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron usai menjalani sidang dugaan pelanggaran etik oleh Dewas KPK di gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menilai jika tindakannya membantu mutasi aparatur sipil negara (ASN) Kementan Pertanian ke Malang, Jawa Timur, bukan sebuah penyalahgunaan wewenang. Dia justru menganggap hal itu sebagai tindakan kemanusiaan.
"Dalam pandangan saya begini, di atas ilmu saya, di atas jabatan saya, kalau saya melakukan perbuatan, kalau yang perbuatannya itu melanggar Pancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, dalam pandangan saya ini adalah bagian dari kemanusiaan,” kata Ghufron usai menjalani sidang kode etik di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (14/5).
Karena menilai hal yang dilakukannya tak salah, dia pun bersikukuh dirinya tak melakukan pelanggaran.
“Bukan urusan tentang melanggar wewenang, Kalau saya melanggar wewenang, silakan dihukum dengan apa pun," tantang Ghufron.
Terkait pemeriksaan yang dilakukan terhadap dirinya, Ghufron menegaskan akan menghormati proses sidang kode etik terhadap dirinya oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
"Hal-hal materi saya kira itu bisa ditanyakan ke anggota Dewas KPK, saya tidak bisa menceritakan materinya. Sekali lagi saya akan menghormati, melakukan pembuktian sidang ini sampai diputuskan oleh Dewas. Saya kira begitu ya," kata Ghufron.
Pada sidang kode etik pertama tersebut, kata dia, Dewas menghadirkan enam orang saksi. Diperkirakan sidang kode etiknya rampung pekan depan.
"Saya kira ini akan lebih cepat dari yang diperkirakan, mungkin minggu depan akan selesai," ujarnya.
Pimpinan KPK berlatar belakang akademisi itu enggan berkomentar soal materi yang dibahas dalam sidang kode etik tersebut. Namun, dia memastikan dirinya akan memanfaatkan sidang kode etik tersebut untuk membuktikan tidak melakukan pelanggaran kode etik sebagai insan KPK.
Untuk diketahui, di awal Desember 2023, Ghufron diadukan ke Dewas KPK terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dengan membantu mutasi aparatur sipil negara (ASN) Kementan Pertanian ke Malang, Jawa Timur.
ASN yang diketahui berinisial ADM tersebut juga dihadirkan dalam sidang kode etik yang digelar hari. Saksi tersebut dihadirkan dalam sidang kode etik menggunakan media Zoom.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022