
Ilustrasi korban pembunuhan (Antara)
JawaPos.com - Seorang pria bernama Firdaus Pangaribuan menjadi korban pengeroyokan hingga tewas di Jalan Letjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia tewas dengan luka bacok di bagian tubuh.
Dewi, adik korban, mengatakan peristiwa yang menewaskan kakaknya itu terjadi pada Selasa (19/7) pagi. Saat itu kakaknya yang sedang berbincang bersama temannya melihat pemuda tanggung buang air kecil didepan rumahnya. Melihat hal itu, Firdaus pun menegur.
"Awalnya ada anak tanggung, dia kencing di depan rumah, posisi ada abang (Firdaus). Ditegur sama abang, anak ini nggak terima. Sampai ribut, dan dikejar. Anak itu lari, sambil bilang 'Bang jangan sampai ada pertumpahan darah'," kata Dewi saat menghubungi Jawa Pos, Senin (25/7).
Setelah itu, lanjut Dewi, Firdaus kembali ke rumah dan berbincang kembali dengan temannya. Teman kakaknya pun mengira situasi udah aman sehingga memutuskan untuk pulang ke rumah.
Tidak lama, Firdaus pun kemudian memutuskan untuk pergi ke rumah Dewi untuk mengambil barang yang tertinggal. Belum sampai ke rumah Dewi, korban tiba-tiba dicegat oleh sekumpulan pemuda.
Disitu sempat terjadi cekcok hingga berujung pengeroyokan. "Abang dicegat oleh 3 sampai 5 orang. Sebelumnya masih ngomong biasa dan cekcok. Kemudian dibantai lah abang saya di situ," jelas Dewi sambil menangis.
"Abang dihajar di bagian tengkorak belakang dan dibacok di sebelah kiri atas kepala, jari kiri hampir putus dan mata dihantam sampai warnanya biru. Abang ditemuin warga tergeletak di depan warung minuman," sambungnya.
Dikatakan Dewi, Firdaus berprofesi sebagai seorang wartawan di salah satu media online di Papua Barat. Ia pulang ke Jakarta karena ada keperluan keluarga. "Temen-temen abang yang di Papua juga sudah nanyain, pelaku udah ketangkap belum," ujarnya.
Sementara, saat dikonfirmasi kejadian tersebut, Kapolsek Kramat Jati Kompol Tuti Aini mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran pelaku pengeroyokan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Tersangka masih dalam pengejaran, mohon doanya biar segera tertangkap," katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
