Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Januari 2021 | 00.45 WIB

Kasus Abu Janda, Pemuda Muhammadiyah Minta Keadilan Ditegakkan

Dari kiri Ketua Perkumpulan Kader Bangsa Dimas Oki Nugroho dan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto  dalam Literasi Politik Seri II yang digelar Kominfo PP Pemuda Muhammadiyah dengan tema - Image

Dari kiri Ketua Perkumpulan Kader Bangsa Dimas Oki Nugroho dan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto dalam Literasi Politik Seri II yang digelar Kominfo PP Pemuda Muhammadiyah dengan tema

JawaPos.com - Penyidik dari Bareskrim Polri akan memanggil Permadi Arya alias Abu Janda pada Senin (2/1) mendatang. Pemanggilan ini didasari laporan KNPI soal dugaan ujaran SARA dan penistaan agama karena Abu Janda menyebut 'Islam arogan'.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto berharap, Bareskrim Polri profesional dalam menegakkan keadilan. "Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya," ujar Sunanto kepada wartawan, Sabtu (30/1).

Muhammadiyah, menganggap cuitan Abu Janda yang menyebut Islam sebagai agama pendatang yang arogan, berpotensi memecah belah umat Islam di Indonesia. "Cuitan tersebut nyata-nyata memecah belah umat. Bareskrim harus segera menangkap Abu Janda," tegasnya.

Menurut Sunanto, perspektif Abu Janda yang mengatakan Islam adalah agama pendatang yang arogan, justru mengacaukan kesadaran budaya dalam berislam. "Saya kira cuitan Abu Janda jelas-jelas mengacaukan kesadaran budaya berislam itu sendiri. Dia keliru menafsirkan Islam," tandasnya.

Banyaknya ajaran Islam yang berasimilasi dengan budaya Indonesia, bagi Sunanto, tidak menghilangkan esensi kebudayaan dan keimanan penganutnya. "Ada ajaran Islam yang konteksnya budaya dan relasinya sudah disepakati dan dijalankan sebagai relasi kebudayaan dan tidak menghilangkan konteks keimanan seseorang," ujarnya.

Diketahui, Abu Janda kembali membuat heboh dunia maya. Dalam akun media sosial Twitter miliknya Abu Janda mencuitkan bahwa agama Islam adalah agama yang arogan di Indonesia. Abu Janda mengatakan Islam sebagai agama pendatang dari Arab. Berikut cuitan Abu Janda dalam akun @permadiaktivis1.

"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam, sebagai agama pendatang dari Arab, kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat," isi cuitan Abu Janda.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=bPpqhHqaP-k

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore