
Delapan anggota Harley Davidson yang mengeroyok anggota TNI minta maaf. (Istimewa)
JawaPos.com - Lima pengendara Harley Owner Grup Siliwangi Chapter Bandung yang mengeroyok TNI di Sumbar, ditetapkan tersangka. Karena 4 motor gede yang dikendarainya diduga bodong atau tanpa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Polres Bukittinggi, Sumatera Barat, kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan penganiayaan prajurit TNI oleh pengendara motor gede (moge) di Kota Bukittinggi, Jumat (30/10) lalu.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu di Padang, Senin (2/11) mengatakan, satu tersangka baru berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik yakni pria berinisail TS, 33. Total hingga Senin, lima orang pengendara moge sudah ditetapkan menjadi tersangka pengeroyokan anggota TNI.
Ia menjelaskan pelaku TS ini mendorong korban sampai terjatuh dan hal ini diperkuat sejumlah saksi di lokasi tersebut dan juga rekaman video CCTV. “Jumlah total tersangka yang ditahan saat ini menjadi lima orang,” katanya seperti dikutip Pojok Bogor (Jawa Pos Group).
Sebelumnya, polisi lebih dulu menetapkan empat pengendara moge sebagai tersangka penganiayaan prajurit TNI di Bukittinggi. Ia mengatakan awalnya polisi menetapkan dua pelaku yakni BS, 18, dan MS, 49. Setelah dilakukan pengembangan ada dua tambahan tersangka baru HS, 48, dan JA, 26.
Sementara itu, 13 motor Harley Davidson milik HOG Siliwangi Chapter Bandung, juga diamankan oleh pihak kepolisian. “Kita periksa kecocokan adminstrasi dan jika sudah selesai, maka pemilik kendaraan dapat membawa kendaraaan karena tidak ada kaitan dengan dugaan tindak pidana,” kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution kepada wartawan, Senin (2/11).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
