
Terdapat sejumlah alasan mengapa lebih sulit membuat aturan penggunaan senjata di AS daripada di Selandia Baru meskipun lebih sering terjadi penembakan di negara yang dipimpin Trump tersebut
JawaPos.com - Penyidik Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami kasus penembakan kepada bos pelayaran berinsial S, 51. Dugaan sementara, korban ditembak dari jarak dekat.
"Kalau kita lihat dari hasil visum yang dilakukan pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, terlihat bahwa proyektil ini memang tembus ya karena mungkin ditembakan dari jarak dekat 5-10 meter," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Sabtu (15/8).
Budhi menjelaskan, hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kedua, penyidik berhasil menemukan sebuah proyektil peluru yang diduga berasal dari senjata api pelaku. Barang bukti ini akan mempermudah udah menganalisa jenis senjata dan peluru yang digunakan menghabisi korban.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
